Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Datok Agus: Gub Kepri ! Copot Kadis Inspektorat, Keterlambatan Ini Hanya Menimbulkan Spekulasi Negatif di Kalangan Masyarakat

Avatar photo
27
×

Datok Agus: Gub Kepri ! Copot Kadis Inspektorat, Keterlambatan Ini Hanya Menimbulkan Spekulasi Negatif di Kalangan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"242123524017202","type":"ugc"},{"id":"362019419050201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kepulauan Riau, Datok Agus Ramdah

TintaJurnalisNews -Hingga saat ini, Inspektorat Kepulauan Riau belum memberikan klarifikasi terkait tindak lanjut dan hasil pemeriksaan atas dugaan mark up anggaran di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepulauan Riau yang di limpahkan Kejati Kepri.

Kasus yang mencuat sejak beberapa tahun lalu ini, masih menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat dan pengamat pemerintahan.

Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kepulauan Riau, Datok Agus Ramdah, mendesak Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad untuk mengambil tindakan tegas dengan mencopot kepala dinas inspektorat.

Menurut Datok Agus, keterlambatan dalam memberikan klarifikasi ini mencerminkan kurangnya transparansi dan akuntabilitas dari pihak Inspektorat.

“Sudah seharusnya ada kejelasan terkait hasil pemeriksaan dugaan mark up anggaran ini. Keterlambatan seperti ini hanya menimbulkan spekulasi negatif di kalangan masyarakat.

Kami meminta Gubernur untuk segera mencopot kepala dinas inspektorat jika tidak mampu memberikan penjelasan yang memadai,” tegas Datok Agus Ramdah singkat. Senin (27/5).

Berita Ini. Masih Butuh Konfirmasi Selanjutnya.

Example 120x600
NASIONAL

Ke mana sebenarnya uang Rp500.000 per bulan yang disebut-sebut berasal dari seorang pelaku usaha kasino di Kota Batam? Pertanyaan ini mencuat setelah dana yang selama ini disalurkan melalui perantara berinisial RG di Tanjungpinang tak kunjung diterima oleh pihak penerima berinisial E sejak Januari 2026.

Sebelumnya, pola penyaluran dana tersebut berjalan lancar. Setiap bulan, tepatnya pada tanggal 11–12, E secara rutin menerima uang Rp500.000 melalui RG. Tidak pernah ada keterlambatan, tidak pernah ada persoalan. Namun pola yang telah berlangsung berbulan-bulan itu mendadak terputus.

Lingkungan

Aktivitas pembangunan di kawasan Tanjung Piayu belakangan menjadi sorotan publik, menyusul somasi terbuka terkait dugaan perusakan mangrove. Namun, pemuda setempat meminta isu ini disikapi secara objektif dan proporsional, menekankan bahwa proses pembangunan telah melalui tahapan perizinan sesuai ketentuan hukum dan berada di bawah pengawasan instansi terkait.