TINTAJURNALISNEWS —Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan Raja Juli menyusul kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian pemerintah. Ia menyebut, berdasarkan kondisi yang ada, karhutla diperkirakan masih akan berlangsung hingga Oktober atau awal November 2026.
Raja Juli meminta masyarakat, termasuk perorangan, petani maupun korporasi, untuk tidak menggunakan api secara sembarangan, terutama di tengah kondisi yang disebutnya dipengaruhi fenomena El Nino.
Menurutnya, upaya penanganan karhutla di lapangan membutuhkan kerja keras banyak pihak, mulai dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB hingga BPBD.
Ia mengaku prihatin ketika titik api yang telah berhasil dipadamkan kembali muncul di lokasi lain.
“Setiap kali sudah padam masih ada orang yang mau main api untuk kembali membakar,” ujar Raja Juli dalam keterangannya.

Raja Juli juga menyoroti pola peningkatan titik panas yang disebutnya cenderung terjadi pada akhir pekan. Menurut dia, tren tersebut kerap meningkat pada Jumat, Sabtu dan Minggu.
Karena itu, ia meminta masyarakat turut berpartisipasi dalam pencegahan karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Mohon dihimbau kepada masyarakat perorangan, petani maupun korporasi untuk tidak main api di masa El Nino yang sangat kuat ini,” katanya.
Ia menekankan bahwa pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat dan petugas pemadam. Peran masyarakat sangat diperlukan agar upaya pemadaman yang telah dilakukan tidak kembali sia-sia akibat munculnya kebakaran baru.
“Kasihan, betul-betul kasihan melihat Manggala Agni, TNI Polri di lapangan yang betul-betul berjibaku,” ujar Raja Juli.

Menurutnya, keberhasilan memadamkan satu titik karhutla harus diikuti dengan upaya mencegah munculnya titik api baru. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Pesan utamanya jelas: jangan bermain api. Pencegahan sejak awal jauh lebih penting agar petugas tidak terus-menerus berjibaku memadamkan kebakaran yang sebenarnya bisa dicegah.















