Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
POLITIK

AMI Desak Ketegasan Gerindra Terkait Viral Anggota DPRD Jember Saat Rapat

Avatar photo
57
×

AMI Desak Ketegasan Gerindra Terkait Viral Anggota DPRD Jember Saat Rapat

Sebarkan artikel ini
Aliansi Madura Indonesia

TINTAJURNALISNEWS –Viral video yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Jember diduga bermain game sambil merokok saat rapat resmi menjadi sorotan publik dan menuai berbagai kritik di media sosial. Rapat tersebut diketahui membahas persoalan pelayanan kesehatan serta penanganan stunting di Kabupaten Jember.

Peristiwa itu memicu kecaman dari sejumlah pihak karena dinilai tidak mencerminkan sikap dan etika seorang wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya di forum resmi pemerintahan.

Menanggapi polemik tersebut, Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyampaikan desakan agar Partai Gerindra mengambil langkah tegas terhadap oknum anggota DPRD Jember yang videonya viral.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Ketua AMI, Baihaki Akbar, SE., SH., menilai tindakan tersebut telah mencederai kepercayaan masyarakat, terlebih rapat yang berlangsung membahas isu kesehatan dan penanganan stunting yang menyangkut kepentingan publik.

BACA JUGA:  Monumen Bahasa Penyengat Pernah Mangkrak, Sasjoni Nilai Pembangunan Ulang Tak Urgen dan Dipaksakan

“Perilaku seperti itu sangat disayangkan dan tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Apalagi forum yang dibahas berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Baihaki Akbar dalam keterangannya.

AMI juga meminta Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk turun tangan menyikapi persoalan tersebut. Menurutnya, ketegasan partai diperlukan guna menjaga marwah dan nama baik organisasi di tengah sorotan publik.

Baihaki menegaskan, apabila terbukti melanggar etik, maka kader yang bersangkutan harus diberikan sanksi tegas sesuai mekanisme internal partai.

“Jangan sampai tindakan oknum tersebut merusak citra partai dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif,” tegasnya.

Sementara itu, pihak DPRD Jember bersama Partai Gerindra sebelumnya dikabarkan akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui mekanisme etik internal. Oknum anggota DPRD yang videonya beredar luas juga disebut telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas tindakannya yang menuai kontroversi.

POLITIK

Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Tanjungpinang menilai rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk membangun kembali Monumen Bahasa di Pulau Penyengat sebagai kebijakan yang tidak tepat sasaran, tidak memiliki urgensi, serta terkesan dipaksakan. Penilaian ini muncul mengingat proyek monumen tersebut sebelumnya telah mangkrak dan tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.