Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALPolri

Kadiv Humas Polri Tekankan Peran Strategis Pers dalam Menjaga Demokrasi dan NKRI

Avatar photo
243
×

Kadiv Humas Polri Tekankan Peran Strategis Pers dalam Menjaga Demokrasi dan NKRI

Sebarkan artikel ini
Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P. [Dok. Divhunas Polri]

TINTAJURNALISNEWS –Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., bersilaturahmi dan berdiskusi bersama pimpinan media massa dalam kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan RI (Kemhan RI) di Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/1).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Johnny Edison Isir yang baru menjabat sebagai Kadiv Humas Polri menyampaikan apresiasi terhadap peran strategis insan pers dalam membangun narasi publik yang edukatif, konstruktif, dan bertanggung jawab.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang harus dijaga bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Namun demikian, Irjen Pol. Johnny Edison Isir juga mengingatkan bahwa kebebasan pers harus diiringi dengan tanggung jawab, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik dan hukum yang berlaku.

“Pers adalah mitra strategis Polri dalam menciptakan ruang publik yang sehat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara Polri dan insan pers semakin kuat, khususnya dalam menjaga stabilitas informasi, membangun kepercayaan publik, serta memperkokoh semangat kebangsaan dan bela negara.

NASIONAL

Japto Soerjosoemarno, memilih bungkam usai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6).
Berdasarkan laporan sejumlah media, Japto menjalani pemeriksaan selama kurang lebih enam jam sebagai saksi dalam pengembangan penyidikan dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

NASIONAL

Hampir dua pekan sejak persoalan administrasi pendidikan yang dialami siswi berinisial C mencuat ke ruang publik, penyelesaian yang diharapkan keluarga belum juga terlihat. Di tengah ketidakpastian tersebut, perhatian masyarakat kini mulai tertuju kepada DPRD Kota Tanjungpinang yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.