Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Menkeu Hadiri Peluncuran Mekanisme Baru Penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah

Avatar photo
112
×

Menkeu Hadiri Peluncuran Mekanisme Baru Penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Foto di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

TINTAJURNALISNEWS –Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri peluncuran mekanisme baru penyaluran tunjangan bagi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah yang kini dikirim langsung ke rekening penerima. Peluncuran ini dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Kamis (13/03).

Sebanyak 1.476.964 guru ASN akan menerima tunjangan langsung ke rekening mereka, sementara 392.802 guru non-ASN juga akan mendapatkan transfer langsung dari Kemendikdasmen. Pemerintah memastikan proses verifikasi dan validasi data terus dilakukan guna menjamin pencairan dana yang tepat sasaran.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menghilangkan ketidakefisienan dalam birokrasi pendidikan.

BACA JUGA:  Panglima TNI Terima Audiensi Dewan Pembimbing Senior IKAHAN, Bahas Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia-Australia

“Saya menyambut baik mekanisme baru ini. Penyaluran tunjangan langsung ke rekening guru adalah langkah untuk mengurangi ketidakefisienan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa pendidikan merupakan faktor utama dalam membangun bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyoroti perlunya perubahan dalam budaya birokrasi yang selama ini cenderung memperlambat proses.

“Kita harus hilangkan budaya yang tidak benar. Kalau bisa dibuat cepat, kenapa diperlambat? Kalau bisa dibuat mudah, kenapa dipersulit? Budaya seperti ini yang harus kita kikis,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Kita akan memperbaiki seluruh sekolah secepatnya. Kita akan memasang layar televisi besar di setiap sekolah dan membangun sekolah berasrama di semua kabupaten. Saya harap dalam empat tahun ke depan, setiap kabupaten sudah memiliki sekolah asrama bagi keluarga kurang mampu,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pangdam XII/Tanjungpura Berangkatkan 400 Prajurit Yonif 642/Kapuas ke Papua Barat untuk Jaga Keutuhan NKRI

Pemerintah berharap, dengan mekanisme baru ini, kesejahteraan guru semakin meningkat dan sistem pendidikan di Indonesia semakin maju.

Sumber: Kemkeu RI