Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Tertekan Skripsi Tak Kunjung Selesai, Mahasiswi di Tanjungpinang Coba Akhiri Hidup

Avatar photo
134
×

Tertekan Skripsi Tak Kunjung Selesai, Mahasiswi di Tanjungpinang Coba Akhiri Hidup

Sebarkan artikel ini

Foto di Lokasi

TINTAJURNALISNEWS -Seorang wanita muda usia 22 tahun, Maryana mencoba melakukan bunuh diri (Bundir) dan nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu 12 Maret 2025, sekitar pukul 14.50 WIB.

Pengakuan korban berencana bunuh diri dikarenakan telah lelah mengerjakan skripsi yang tidak kunjung selesai dan selalu mendapat perbaikkan dari Dosen Pembimbing.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Korban telah berkuliah di Universitas STIE Pembangunan selama 10 Semester dan mengerjakan skripsi selama kurang lebih 1 tahun 6 bulan, Selasa (12/3/25).

Aksi nekat tersebut terlihat oleh seorang nelayan yang kebetulan melintas di bawah jembatan. Dengan sigap, nelayan itu segera bergerak untuk menyelamatkan korban dengan menggunakan pelampung dan berhasil membawanya ke dermaga Tanjung Duku di Dompak.

BACA JUGA:  Kajati Kepri dan Jajaran gelar Kampanye Anti Korupsi di Pulau Penyengat, Ajak Masyarakat Bersama Lawan Korupsi

“Kita belum tahu alasan pastinya. Yang jelas, korban terlihat melompat, lalu langsung ditolong oleh nelayan, awalnya korban tidak mau di tolong,” ujar seorang warga yang ada di lokasi serta saksi mata Juki dan Abdul.

Kejadian itu di benarkan oleh Kanit bukit Bestari Iptu Pepen saat di konfirmasi.”Saat ini korban telah dilarikan ke RSUD Raja Ahmad Tabib untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” terangnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Dompak, Aipda Diky, mengungkapkan bahwa korban tidak ditemukan membawa identitas, dan warga setempat pun tidak mengenalnya.

“Korban seorang perempuan. Saat ditemukan, dia dalam kondisi lemas tetapi masih selamat,” jelasnya.

Saat ini korban telah dilarikan ke RSUD Raja Ahmad Tabib untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui motif lain nya di balik aksi nekat tersebut.

BACA JUGA:  Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau Batalkan Putusan PN Batam Soal Kapal Tanker MT Arman 114

(Len)