TINTAJURNALISNEWS -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Batam berencana menambah fasilitas wartel khusus bagi narapidana. Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yugo Indra Wicaksi, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 unit wartel di dalam lapas dan jumlahnya akan terus ditingkatkan.
“Kami berupaya menambah jumlah wartel hingga 100 unit untuk memudahkan warga binaan berkomunikasi dengan keluarga di luar. Selain itu, pembangunan wartel ini bertujuan untuk menghilangkan penggunaan handphone di dalam lapas serta mencegah potensi tindak pidana akibat penyalahgunaan alat komunikasi,” ujar Yugo kepada media, Rabu (26/02/2025).
Langkah ini mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk keluarga narapidana. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengapresiasi upaya Kalapas dalam menambah fasilitas wartel. “Saya sangat salut dengan kebijakan ini. Dengan semakin banyak wartel, narapidana akan lebih mudah menghubungi keluarga mereka. Semoga program ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Peningkatan fasilitas komunikasi di dalam lapas diharapkan dapat mendukung pemenuhan hak-hak warga binaan serta mencegah penyelundupan dan penggunaan handphone secara ilegal.
Bupati Agam, Benni Warlis, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Polda Riau sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan bantuan dalam penanganan bencana banjir bandang serta tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Agam.
Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di Kabupaten Bintan kian terang dan terbuka. Di SPBU Kilometer 20 Kijang, sejumlah truk pengangkut barang termasuk kendaraan tanpa nomor polisi serta berpelat luar daerah terpantau bebas mengantre dan mengisi solar subsidi tanpa hambatan berarti.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam Penganugerahan Satuan Kerja WBK yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral serta peningkatan kemampuan komando dan kendali (Command and Control) kedua angkatan darat.