Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Dari Zaman Baholak, Kabel Semrawut di Tanjungpinang Kota Gurindam Tak Kunjung Berubah ‘Sakit Mata’

Avatar photo
123
×

Dari Zaman Baholak, Kabel Semrawut di Tanjungpinang Kota Gurindam Tak Kunjung Berubah ‘Sakit Mata’

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"home_search","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"352762112022201","type":"ugc"},{"id":"327596708116211","type":"ugc"},{"id":"350040887045211","type":"ugc"},{"id":"321993075566211","type":"ugc"},{"id":"352779142042201","type":"ugc"}]}}

Kabel Sembraut di tiang listrik PLN

TintaJurnalisNews -Tanjungpinang, kota yang dikenal sebagai Kota Gurindam di Kepulauan Riau, menyimpan keindahan budaya dan sejarah yang memikat. Namun, di balik pesona tersebut, ada satu pemandangan yang terus mengusik mata: kabel-kabel listrik yang semrawut di berbagai sudut kota.

Dari zaman baholak hingga kini, kondisi kabel-kabel yang menempel di tiang listrik PLN ini tidak banyak berubah. Berbagai jenis kabel saling melilit, menggantung sembarangan, bahkan ada yang terlihat hampir putus. Pemandangan ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga memunculkan rasa geli dan keprihatinan dari masyarakat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Keberadaan kabel-kabel semrawut ini mencerminkan kurangnya perhatian serius terhadap tata kelola infrastruktur. Padahal, Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi Kepulauan Riau seharusnya menjadi contoh kota yang rapi dan modern. Sayangnya, hingga berganti tahun, permasalahan ini seolah dibiarkan tanpa solusi nyata.

BACA JUGA:  Polresta Tanjungpinang Laksanakan Upacara Pelepasan Jenazah Alm Bripka Johm Wister di Rumah Duka

Selain mengganggu keindahan kota, kondisi kabel-kabel ini berpotensi menimbulkan bahaya, baik bagi warga maupun lingkungan sekitar. Pemandangan ini seolah menjadi simbol masalah yang terus diabaikan, meski keberadaannya sudah lama menjadi keluhan.

Di berbagai negara maju, sistem kabel bawah tanah sudah lama diterapkan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan estetika kota. Tanjungpinang pun layak mempertimbangkan langkah serupa, atau setidaknya menata ulang kabel-kabel yang ada agar lebih rapi dan aman.

Banyak yang berharap PLN dan pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Penataan kabel ini bukan hanya soal keindahan, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan dan komitmen terhadap keselamatan warga. Jangan biarkan kabel semrawut ini terus menjadi pemandangan yang “sakit mata” di Kota Gurindam.

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp