Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Viral! ‘Inisial AR Diduga Mafia Rokok Ilegal Klaim Dekat Presiden, Kok Bisa? Publik Desak Penegakan Hukum Tegas

Avatar photo
414
×

Viral! ‘Inisial AR Diduga Mafia Rokok Ilegal Klaim Dekat Presiden, Kok Bisa? Publik Desak Penegakan Hukum Tegas

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"400666844023201","type":"ugc"}]}}

Foto Ilustrasi

TintaJurnalisNews –Nama inisial AR mendadak menjadi perbincangan hangat setelah beberapa media mengungkap dugaan bahwa dirinya terlibat dalam aktivitas mafia rokok ilegal di Batam.

Lebih mengejutkan lagi, AR diduga mengklaim merasa memiliki kedekatan dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hal ini memunculkan segudang pertanyaan di masyarakat: kok bisa nama Presiden dibawa-bawa?

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Informasi ini viral di berbagai platform media, memicu kehebohan di Kepulauan Riau. Dugaan tersebut dinilai mencoreng nama baik Presiden yang seharusnya menjadi simbol keadilan dan penegakan hukum.

“Ini sangat mencurigakan. Nama Presiden tidak boleh digunakan sembarangan, apalagi untuk menutupi aktivitas melanggar hukum.

Penegakan hukum harus dilakukan tegas dan tanpa pandang bulu,” tegas Datok Agus Ramdah, tokoh masyarakat Kepulauan Riau, menanggapi isu tersebut.

BACA JUGA:  Latihan Bersama TNI AL dan TLDB: Tingkatkan Sinergi Keamanan Maritim Asia Tenggara

Selain merusak citra kepemimpinan nasional, aktivitas mafia rokok ilegal ini juga merugikan negara dari sisi pendapatan pajak dan mencederai tatanan hukum.

Publik mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas, mengusut tuntas kasus ini, dan membongkar kebenaran klaim yang menyeret nama kepala negara.

Lebih lanjut, masyarakat berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan terkait isu ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menunjukkan bahwa hukum berlaku adil tanpa intervensi pihak tertentu.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi pemerintah dan aparat penegak hukum. Pertanyaan besar kini menggema di tengah masyarakat.

Berita Ini, Masih Butuh Konfirmasi Selanjutnya.(Part I)

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.