Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Sinergi Besar untuk Satwa Langka: TNI Berhasil Pindahkan Badak Jawa ke JRSCA Ujung Kulon

Avatar photo
142
×

Sinergi Besar untuk Satwa Langka: TNI Berhasil Pindahkan Badak Jawa ke JRSCA Ujung Kulon

Sebarkan artikel ini
Penyelamatan dan penguatan populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS -Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Merah Putih Translokasi Badak Jawa berperan aktif dalam upaya penyelamatan dan penguatan populasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satgas ini dipimpin Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Brigjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., yang juga menjabat sebagai Danrem 064/Maulana Yusuf, bersama Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro selaku Danlanal Banten.

Brigjen TNI Edi Saputra menjelaskan bahwa operasi translokasi menggunakan kendaraan amfibi KAPA K-61 milik Korps Marinir, yang sebelumnya telah melalui serangkaian uji simulasi. “Sejumlah uji simulasi dilaksanakan untuk memastikan kendaraan mampu mengangkut kandang berisi satwa lebih dari satu ton tersebut tanpa risiko berlebih,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam program konservasi nasional, sekaligus bukti nyata sinergi antara TNI, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Taman Safari Indonesia, serta para ahli konservasi dan tim medis. Di bawah koordinasi Dansatgas dan Wadansatgas, seluruh unsur bekerja dalam satu alur operasi yang sistematis dan terencana.

Badak jantan yang diberi nama Mustofa berhasil dipindahkan dari lokasi Gardu Buruk TNUK menuju Kandang Rawat (Paddock) di Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA). Proses pemindahan sepenuhnya berada di bawah kendali dan pengawasan Satgas Operasi Merah Putih.

Dalam operasi ini, personel TNI tidak hanya bertugas memperkuat pengamanan kawasan dan pengawasan lapangan, tetapi juga mengawal mobilisasi logistik, koordinasi taktis, serta penyediaan sarana transportasi laut guna memastikan kelancaran proses translokasi satwa langka tersebut. Seluruh tahapan dilakukan secara terstruktur dengan pengawasan melekat dari Dansatgas dan Wadansatgas.

Keterlibatan TNI dalam operasi konservasi ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia serta memastikan keseimbangan ekosistem nasional tetap terjaga. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan populasi Badak Jawa yang kini sangat terancam punah dapat terus dipertahankan untuk generasi mendatang.

 

Sumber: Puspen TNI

Example 120x600
NASIONAL

Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal guna mempersiapkan upaya Indonesia merebut kursi penting tersebut.

“Hari ini, Kementerian HAM bersama Kementerian Luar Negeri serta Wakil Kepala Bappenas telah mengambil posisi. Kami akan merebut jabatan Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Pigai di hadapan para tamu undangan dan pemangku kebijakan yang hadir.