Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Semangat Pahlawan di Era Modern, Kajati Aceh Tegaskan: Ilmu dan Empati Adalah Senjata Kita Kini

Avatar photo
40
×

Semangat Pahlawan di Era Modern, Kajati Aceh Tegaskan: Ilmu dan Empati Adalah Senjata Kita Kini

Sebarkan artikel ini
Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Kejati Aceh, Senin (10/11/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, diikuti para Asisten, Koordinator, Pejabat Struktural, Jaksa Fungsional, serta seluruh pegawai di lingkungan Kejati Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Aceh membacakan Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

“Para pahlawan bukan hanya nama yang terukir di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Mereka mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” ujar Kajati membacakan amanat tersebut.

Dalam amanat itu juga disampaikan tiga teladan utama yang diwariskan para pahlawan: kesabaran dalam berjuang, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan dalam membangun masa depan bangsa.

“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal,” lanjutnya.

Menutup amanat tersebut, Kajati Aceh mengajak seluruh jajaran Adhyaksa menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai pengingat pentingnya pengabdian dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan semangat Hari Pahlawan, mari kita terus bekerja, bergerak, dan berdampak demi kejayaan bangsa,” pungkasnya.

Sumber: TIM TJN

Example 120x600
NASIONAL

Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal guna mempersiapkan upaya Indonesia merebut kursi penting tersebut.

“Hari ini, Kementerian HAM bersama Kementerian Luar Negeri serta Wakil Kepala Bappenas telah mengambil posisi. Kami akan merebut jabatan Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Pigai di hadapan para tamu undangan dan pemangku kebijakan yang hadir.