Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Razia Gelper di Batam 16 Maret 2025: Penertiban Serius atau Hanya Formalitas?

Avatar photo
21
×

Razia Gelper di Batam 16 Maret 2025: Penertiban Serius atau Hanya Formalitas?

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Ilustrasi Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS –Razia gelanggang permainan elektronik (gelper) di Kota Batam yang digelar Tim Terpadu pada 16 Maret 2025 masih menyisakan pertanyaan.

Pasalnya, meski sejumlah karyawan diamankan bersama barang bukti, informasi terbaru menunjukkan beberapa lokasi gelper yang sempat dirazia kini kembali beroperasi seperti biasa.

Fakta ini memunculkan spekulasi di tengah masyarakat: apakah razia tersebut benar-benar bertujuan menegakkan aturan atau sekadar formalitas belaka?

Sejumlah warga mengaku tidak terkejut melihat gelper yang sempat disegel kini kembali ramai.”

Kalau memang niatnya menutup, kenapa bisa buka lagi secepat itu? Jangan sampai ini hanya syarat saja,” ujar seorang warga (Narsum) yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, dalam operasi yang digelar di Jalan Raja Muhammad Saleh, Kelurahan Belian, beberapa individu dan barang bukti sempat diamankan menggunakan truk.

Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah kasus tersebut berlanjut ke proses hukum atau hanya sebatas teguran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait razia ini maupun alasan beberapa gelper yang dirazia kini kembali beroperasi.

Masyarakat menanti transparansi dari pihak berwenang agar penertiban ini tidak dianggap hanya sebagai formalitas semata.

Jika penertiban ini hanya sebatas simbolis, tentu kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum akan semakin dipertanyakan. Apakah ini bentuk pembiaran atau ada faktor lain yang belum terungkap?

Example 120x600
HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”