Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Rakyat Berteriak, Pemerintah Sibuk Berpura-pura Mendengar

Avatar photo
197
×

Rakyat Berteriak, Pemerintah Sibuk Berpura-pura Mendengar

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Ilustrasi Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS -Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali jadi momok di tengah masyarakat. Dari pasar tradisional hingga warung pinggir jalan, keluhan sama terdengar: harga beras makin mencekik, minyak goreng berubah jadi barang mewah, sementara tarif listrik dan gas membuat pengeluaran bulanan kian berat.

Di sisi lain, kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menghantui. Buruh yang puluhan tahun bekerja pun terpaksa pulang dengan tangan kosong. Di saat rakyat berjuang untuk bertahan, para wakil rakyat justru tetap menikmati tunjangan puluhan juta rupiah setiap bulannya. Sebuah kontras yang membuat publik semakin geram.

Pemerintah berulang kali menjanjikan stabilisasi harga dan perbaikan ekonomi. Namun faktanya, pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, dan anggaran daerah ikut ditekan. Kepala daerah kewalahan, rakyat pun akhirnya yang harus menanggung beban tambahan lewat pungutan dan pajak lokal yang tak jarang muncul dengan nama berbeda.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Di ruang publik, keresahan makin terasa. Konsumsi rumah tangga menurun, daya beli melemah, dan masyarakat harus pintar-pintar mengatur pengeluaran. Namun di panggung seremoni, pejabat tetap tampil percaya diri, tersenyum di depan kamera, dan meresmikan proyek seakan semua baik-baik saja.

Rakyat tidak butuh janji manis atau slogan megah. Yang mereka butuhkan sederhana: harga yang wajar, layanan publik yang layak, dan pemimpin yang benar-benar merasakan hidup di bawah. Pertanyaannya kini jelas: mau sampai kapan suara rakyat dibiarkan jadi gema tanpa jawaban?

NASIONAL

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai pusat kegiatan ekonomi nasional tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif. Kepastian tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pengamanan kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, kawasan industri, hingga objek vital nasional.

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka penyampaian undangan resmi kepada Presiden untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI sekaligus menyampaikan pidato kenegaraan yang dijadwalkan pada Jumat, 14 Agustus 2026.