Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari Delapan Duta Besar Negara Sahabat

Avatar photo
32
×

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari Delapan Duta Besar Negara Sahabat

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Prabowo Subianto

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara sahabat dalam sebuah prosesi resmi yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 6 Mei 2025.

Upacara penyerahan surat kepercayaan diawali dengan penyambutan para duta besar yang diiringi pemutaran lagu kebangsaan dari masing-masing negara sahabat. Suasana khidmat menyertai setiap momen diplomatik tersebut, menandai dimulainya tugas resmi para duta besar di Indonesia.

Adapun kedelapan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto adalah:

1. Luis Guillermo Arellano Jibaja, Duta Besar LBBP Republik Ekuador;

2. Enrique Antonio Acuña Mendoza, Duta Besar LBBP Republik Bolivar Venezuela;

3. Roberto Colaminè, Duta Besar LBBP Republik Italia;

4. Philip Nathan Taula, Duta Besar LBBP Selandia Baru;

5. Ramil Rzayev Abil Oglu, Duta Besar LBBP Republik Azerbaijan;

6. Roderick Bruce Brazier, Duta Besar LBBP Persemakmuran Australia;

7. Ivana Golubović-Duboka, Duta Besar LBBP Republik Serbia; dan

8. dr. Faysal Ahmed Salad, Duta Besar LBBP Republik Federal Somalia.

Setelah penyerahan surat kepercayaan, Presiden Prabowo menerima para duta besar tersebut di Ruang Oval Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi atas penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara sahabat.

Acara ditutup dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol kenegaraan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Presetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prosesi ini merupakan bagian dari tradisi diplomatik yang menandai awal mula tugas resmi para duta besar dalam mempererat kerja sama bilateral antara Indonesia dan negara-negara mitra.

Sumber: BPMI Setpres

Example 120x600
NASIONAL

Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal guna mempersiapkan upaya Indonesia merebut kursi penting tersebut.

“Hari ini, Kementerian HAM bersama Kementerian Luar Negeri serta Wakil Kepala Bappenas telah mengambil posisi. Kami akan merebut jabatan Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Pigai di hadapan para tamu undangan dan pemangku kebijakan yang hadir.

NASIONAL

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya keseragaman informasi publik di tengah penanganan bencana di wilayah Sumatera. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Media, Komunikasi, dan Informasi Publik yang digelar melalui skema hybrid.