Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Perluasan Beasiswa dan Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional

Avatar photo
225
×

Presiden Prabowo Dorong Perluasan Beasiswa dan Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional

Sebarkan artikel ini
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi

TINTAJURNALISNEWS —Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong perluasan akses beasiswa serta penguatan pendidikan tinggi nasional guna menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Arahan tersebut disampaikan Presiden dalam Taklimat Presiden RI bersama Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026 yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat.

Dalam taklimat tersebut, Presiden menekankan pentingnya peningkatan jumlah penerima beasiswa di tengah besarnya jumlah mahasiswa di Indonesia. Presiden menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Sekretariat Negara untuk memformulasikan ulang kebijakan beasiswa agar cakupannya dapat diperluas secara signifikan dari total sekitar 9,9 juta mahasiswa saat ini.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

đŸ‘‰ Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden juga mengarahkan agar alokasi Beasiswa LPDP lebih difokuskan pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Fokus tersebut ditargetkan mencapai lebih dari 80 persen, sebagai langkah percepatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.

BACA JUGA:  Wamendag Terima Kunjungan Dirjen Kerja Sama ASEAN, Bahas Penguatan Sinergi dan RCEP 2027

Selain isu beasiswa, Presiden Prabowo turut menaruh perhatian serius terhadap kekurangan tenaga dokter dan dokter spesialis di Indonesia. Pemerintah menyiapkan dua langkah utama, yaitu peningkatan daya tampung mahasiswa pada program studi kedokteran dan dokter spesialis, serta perencanaan pembukaan fakultas kedokteran umum baru di sejumlah wilayah yang saat ini tengah diidentifikasi.

Langkah tersebut juga mencakup penguatan pendidikan di bidang kedokteran gigi, farmasi, dan teknologi kesehatan, seiring perkembangan peralatan medis berbasis teknologi yang semakin pesat.

Melalui arahan strategis ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan nasional serta peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Hingga 2029

Sumber: BPMI Setpres