Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Presiden Jokowi Serahkan Sapi Kurban 1,25 Ton di Semarang pada Idul Adha 1445 H

Avatar photo
14
×

Presiden Jokowi Serahkan Sapi Kurban 1,25 Ton di Semarang pada Idul Adha 1445 H

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Saat Penyerahan sapi kurban jenis simmental seberat 1,25 ton ke Masjid Baiturrahman, Semarang, Jawa Tengah (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

TintaJurnalisNews -Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingati Idul Adha 1445 Hijriah dengan menyerahkan sapi kurban jenis simmental seberat 1,25 ton ke Masjid Baiturrahman, Semarang, Jawa Tengah

Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Presiden kepada Ketua Takmir Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Ahmad Darodji.

Sebelum penyerahan kurban, Jokowi melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Simpang Lima Semarang, yang berdekatan dengan Kompleks Masjid Baiturrahman.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi tampak mengenakan kemeja putih, jas hitam, dan sarung batik cokelat, lengkap dengan peci hitam.

Selama salat, ia berada di saf paling depan, didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat Idul Adha di lokasi tersebut.

Setelah salat, Presiden Jokowi meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan warga yang hadir

Banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk berswafoto dengan Kepala Negara

Kehadiran Jokowi di Simpang Lima Semarang disambut antusias oleh warga yang sejak pagi sudah memadati area tersebut.

Penyerahan sapi kurban oleh Presiden Jokowi ini menunjukkan komitmen beliau dalam melestarikan tradisi keagamaan serta mempererat hubungan dengan masyarakat

Tradisi ini juga merupakan bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di momen perayaan Idul Adha.

Example 120x600
HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”