Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Prabowo Pastikan Kesiapan Hadapi Potensi El Nino Godzilla, Stok Pangan Nasional Diklaim Aman

Avatar photo
67
×

Prabowo Pastikan Kesiapan Hadapi Potensi El Nino Godzilla, Stok Pangan Nasional Diklaim Aman

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Istana Merdeka untuk membahas kesiapan menghadapi potensi dampak El Nino terhadap ketahanan pangan nasional.

TINTAJURNALISNEWS –Presiden RI memanggil Menteri Pertanian di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026), guna membahas kesiapan pemerintah menghadapi potensi dampak fenomena iklim El Nino yang disebut berpotensi memengaruhi sektor pangan nasional.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui unggahan resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, pemerintah memastikan kondisi stok pangan nasional saat ini masih dalam kategori aman. Hingga Juni 2026, cadangan beras nasional tercatat mencapai sekitar 5,2 juta ton.

Pemerintah juga menyebutkan bahwa jika ditambah dengan ketersediaan beras yang berada di hotel, rumah tangga, dan restoran, maka stok pangan nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama 10 hingga 11 bulan ke depan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

đŸ‘‰ Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Dalam upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Di antaranya pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, serta program pompanisasi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

BACA JUGA:  Prabowo Tekankan Peran Strategis DPRD, 503 Ketua Dapat Pengarahan di Magelang

Selain itu, pemerintah terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa guna meningkatkan frekuensi panen dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun. Program percepatan cetak sawah baru juga disebut terus dijalankan untuk memperkuat produksi pangan nasional.

Pemerintah turut melakukan stabilisasi harga komoditas pangan, khususnya telur dan ayam, melalui kolaborasi antara pemerintah, peternak, dan Badan Gizi Nasional.

Tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, pemerintah juga mendorong percepatan hilirisasi sektor hortikultura, termasuk komoditas kopi, kelapa, dan tebu. Berbagai program bantuan bagi petani disebut akan terus dilanjutkan hingga 2027 dengan cakupan lahan sekitar 870 ribu hektare, termasuk di wilayah Papua.

Dalam keterangannya, pemerintah menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim. Penguatan sektor pertanian dan dukungan terhadap petani dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan dan keberlanjutan produksi nasional.

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.