Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Pemerintah Tegaskan Narasi Positif di Tengah Penanganan Bencana Sumatera

Avatar photo
327
×

Pemerintah Tegaskan Narasi Positif di Tengah Penanganan Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi Pengelolaan Media, Komunikasi, dan Informasi Publik yang digelar melalui skema hybrid.

TINTAJURNALISNEWS —Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya keseragaman informasi publik di tengah penanganan bencana di wilayah Sumatera. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Media, Komunikasi, dan Informasi Publik yang digelar melalui skema hybrid.

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menekankan bahwa seluruh kementerian/lembaga perlu bergerak seirama dalam menghadirkan narasi yang positif, akurat, dan membangun bagi masyarakat terdampak.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi semua pihak dalam menyatukan narasi yang positif dan membangun di tengah masyarakat yang dilanda bencana,” ujar Eko Dono Indarto.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menurutnya, negara bukan hanya hadir melalui bantuan fisik, namun juga lewat kehadiran informasi yang jelas dan dapat dipercaya. Hal ini menjadi bagian penting untuk membantu proses pemulihan psikologis dan sosial warga yang sedang menghadapi situasi sulit.

BACA JUGA:  Motivasi Prajuritnya, Danrem Untoro Siap Beri Reward and Punishment

“Negara hadir tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga informasi yang aktual dan membangun agar masyarakat menerima informasi yang memperkuat proses pemulihan,” tambahnya.

Ia juga mendorong seluruh instansi pemerintah untuk aktif melakukan diseminasi informasi melalui berbagai kanal resmi, sekaligus menangkal potensi disinformasi dan konten provokatif yang dapat mengganggu penanganan bencana.

“Penting bagi instansi pemerintah untuk memberikan informasi akurat dan positif tentang upaya yang telah dilakukan. Masyarakat harus merasakan kehadiran negara,” tegasnya.

Rakor ini diikuti perwakilan kementerian/lembaga, unsur TNI–Polri, serta pihak terkait lainnya, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi komunikasi publik dalam penanggulangan bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera.

 

BACA JUGA:  Kejagung Ungkap Skandal Pengoplosan Pertamax, Kerugian Negara Capai Rp 193,7 Triliun

Sumber: Kemenko Polkam RI

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.