Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Patroli Rutin Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Jaga Stabilitas Perbatasan

Avatar photo
134
×

Patroli Rutin Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Jaga Stabilitas Perbatasan

Sebarkan artikel ini

Yonarhanud 15/DBY

TINTAJURNALISNEWS –Dalam rangka menjaga keamanan dan stabilitas wilayah perbatasan, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–RDTL Sektor Barat dari Yonarhanud 15/DBY kembali melaksanakan patroli rute di wilayah Pos Oepoli Tengah.

Sebanyak 11 personel dari Pos Oepoli Tengah yang dipimpin oleh Sertu Codrat Popo melaksanakan patroli menyusuri Sungai Nuel Besi yang berada di sepanjang garis perbatasan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kondisi wilayah perbatasan tetap aman, tertib, dan terpantau secara optimal.

“Patroli ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan tidak ada pelanggaran batas wilayah serta menjaga interaksi yang harmonis dengan masyarakat perbatasan,” ujar Sertu Codrat Popo di sela-sela kegiatan.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Kepri Sambut Hangat Kunjungan Martin L Maromon yang Kini Jabat Kasatpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepri

Kegiatan patroli dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedur standar operasi dan menjunjung tinggi semangat profesionalisme serta kedekatan dengan masyarakat sekitar.

Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY berkomitmen untuk terus menjaga kedaulatan NKRI dan mendukung terciptanya situasi kondusif di wilayah perbatasan negara. (Pen Yonarhanud 15/DBY)

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.