Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Negara Rugi Rp700 Triliun Akibat Tambang Ilegal, Presiden Prabowo Perintahkan Ambil Alih 300 Ribu Hektare Lahan Tambang

Avatar photo
112
×

Negara Rugi Rp700 Triliun Akibat Tambang Ilegal, Presiden Prabowo Perintahkan Ambil Alih 300 Ribu Hektare Lahan Tambang

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Prabowo Subianto,

TINTAJURNALISNEWSPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menginstruksikan langkah tegas untuk menyelamatkan kekayaan negara dari praktik tambang ilegal yang telah berlangsung di kawasan hutan.

Langkah tersebut berupa perintah pengambilalihan terhadap sekitar 300 ribu hektare lahan tambang ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp700 triliun.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Instruksi tersebut disampaikan menyusul laporan resmi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menemukan maraknya aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan.

Kepala BPKP, Yusuf Ateh, memaparkan temuan ini dalam acara “Leader’s Corner: Leading to Transform” yang digelar di Jakarta pada Kamis, 26 Juni 2025.

“Kami telah melakukan analisis dan menemukan adanya indikasi kerugian negara yang sangat besar, yakni mencapai Rp700 triliun, akibat aktivitas tambang ilegal ini,” ujar Yusuf Ateh dalam forum tersebut.

BACA JUGA:  Danyonif 4 Marinir Dampingi Danbrigif 1 Marinir Tinjau Pelatihan Mahasiswa Politeknik Citra Widya Edukasi 2024

Presiden Prabowo, yang juga hadir dalam acara tersebut, secara langsung memberikan arahan agar pengambilalihan aset lahan tambang ilegal segera dilakukan.

Prosesnya akan dilakukan dengan dukungan dan koordinasi dari aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Agung, TNI, dan Polri.

Langkah ini menjadi sinyal awal bahwa pemerintahan Prabowo Subianto serius dalam melindungi sumber daya alam dan menyelamatkan keuangan negara dari kebocoran akibat praktik-praktik ilegal yang selama ini seolah dibiarkan.