Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Makassar

Mitra Industri Diminta Aktif Bantu Penempatan Lulusan BBPVP

Avatar photo
144
×

Mitra Industri Diminta Aktif Bantu Penempatan Lulusan BBPVP

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

TintaJurnalisNews-Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas (BBPVP) Makassar dengan Pemda dan Mitra Industri dalam rangka kerja sama pelatihan vokasi dan penempatan lulusan pelatihan.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BBPVP Makassar La Ode Haji Polondu; Wali Kota Makassar, Moh. Ramdgan Pomanto;  Penjabat Wali Kota Palopo Asrul Sani: dan Direktur  Keuangan PT Prasetia Dwidharma, Arsi Setiadharma.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Ida Fauziyah menilai MoU ini merupakan kolaborasi positif BBPVP Makassar dengan Mitra Industri, dan sebagai wujud komitmen Pemerintah agar lulusan dari pelatihan BBPVP tak hanya memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, tetapi juga berperan aktif membantu penempatan di dunia industri.

BACA JUGA:  Danlanud Sultan Hasanuddin Resmi Tutup Latker FCSMBC Boeing 737 TA 2024

“Saya berharap nota kesepahaman yang telah ditandatangani benar-benar dapat diimplementasikan dan dapat berkontribusi terhadap pembangunan SDM khususnya di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, ” kata Ida Fauziyah di BBPVP Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (7/5/2024)

Ditegaskan Ida Fauziyah, dalam upaya mempercepat implementasi kebijakan Transformasi BLK untuk mencapai tujuannya, Kemnaker senantiasa menggandeng para stakeholders. “Tak hanya mitra asing namun juga sesama instansi pemerintah, industri, serikat pekerja serta mitra pembangunan lainnya, ” katanya.

Sumber: Biro Humas Kemnaker