Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Kalbar

Menkes Budi Gunadi: Stroke dan Penyakit Jantung Masih Jadi Pembunuh Tertinggi, Daerah Diminta Fokus Penanganan

Avatar photo
154
×

Menkes Budi Gunadi: Stroke dan Penyakit Jantung Masih Jadi Pembunuh Tertinggi, Daerah Diminta Fokus Penanganan

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Menkes Budi Gunadi [Foto: TBN]

TINTAJURNALISNEWS –Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa stroke dan penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu RSUD di wilayah tersebut, Rabu (16/4/2025).

“Di Indonesia, penyebab kematian terbanyak adalah stroke. Saya tadi sudah tanya ke Direktur RS di sini, ternyata memang stroke yang paling banyak,” ungkap Menkes.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Selain stroke, penyakit jantung disebutnya menempati urutan kedua penyebab kematian, diikuti oleh kanker. Ia juga menyoroti bahwa angka kematian akibat penyakit tidak menular ini bahkan lebih tinggi dibandingkan insiden kekerasan fisik di kalangan aparat keamanan.

BACA JUGA:  Dansatgas Pamtas RI-Mly Yonarmed 16/TK Hadiri Penyerahan Barang Bukti Sabu 21,2 Kg Dan Lima Tersangka Kepada BNN RI 

“Kalau mereka rajin latihan bela diri supaya tidak tertembak atau terluka, saya bilang jangan lupa juga jaga kesehatan. Karena faktanya, lebih banyak yang meninggal bukan karena senjata, tapi karena stroke dan jantung,” ujarnya.

Menkes menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, untuk memprioritaskan penanganan stroke dan penyakit jantung di seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD).

Dalam kesempatan yang sama, Menkes juga menyoroti pentingnya ketersediaan fasilitas kesehatan yang lengkap dan memadai di daerah, agar pasien tidak perlu dirujuk ke luar kota, seperti Pontianak, Jakarta, bahkan luar negeri.

“Karena itu, rumah sakit yang sedang dibangun ini akan dilengkapi dengan peralatan medis untuk menangani penyakit-penyakit prioritas,” jelas Budi.

BACA JUGA:  Kapolri Resmikan Program Penyediaan Air Bersih untuk Cegah Stunting di Kalimantan Barat

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya dan tekanan psikologis yang kerap dialami pasien dan keluarga saat harus dirujuk ke fasilitas kesehatan di luar daerah.

Sumber: TBN