Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Jagung

Avatar photo
294
×

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Jagung

Sebarkan artikel ini
Titiek Soeharto

TINTAJURNALISNEWS –Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

Apresiasi tersebut disampaikan Titiek usai menghadiri panen raya jagung di Kampung Tempong Gunung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Menurutnya, Polri memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi jagung nasional sepanjang tahun 2025.

“Dari total produksi jagung nasional sebesar 16,11 juta ton, sekitar 3,5 juta ton di antaranya merupakan hasil kontribusi dari Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Titiek kepada wartawan seusai panen raya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Titiek menjelaskan, kontribusi tersebut setara dengan sekitar 20 persen dari total produksi jagung nasional tahun 2025. Capaian itu dinilainya sebagai prestasi besar yang patut diapresiasi.

BACA JUGA:  Kejati Kepri Gelar Tes Urine untuk Pegawai dalam Upaya P4GN

“Artinya, 20 persen produksi nasional dihasilkan dari kerja keras teman-teman kita di Polri. Terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah membantu mempercepat terwujudnya swasembada pangan,” katanya.

Lebih lanjut, Titiek menyampaikan bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada jagung. Berdasarkan data produksi dan konsumsi nasional, hingga akhir 2025 tercatat adanya surplus hampir 1 juta ton.

“Produksi jagung tahun 2025 mencapai 16,11 juta ton, sementara konsumsi sekitar 15,60 juta ton. Artinya masih ada kelebihan atau surplus. Dengan kondisi ini, Indonesia sudah bisa disebut swasembada jagung,” jelasnya.

Selain mengapresiasi Polri, Titiek juga memberikan penghargaan kepada pemerintah atas keberhasilan mempercepat swasembada pangan nasional. Ia menyebut target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto selama empat tahun berhasil dicapai jauh lebih cepat dari rencana awal.

BACA JUGA:  Tangkap! Perangi Produksi dan Pelaku Rokok Ilegal di Kepulauan Riau

“Target yang semula direncanakan empat tahun ternyata bisa dicapai dalam waktu satu tahun lebih sedikit. Ini tentu patut diapresiasi,” pungkasnya.

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.