TINTAJURNALISNEWS —Pemerintah terus memperkuat pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif agar berbagai program pemerintah dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.
Kepala Biro Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, mengatakan seluruh program pembangunan yang dijalankan pemerintah di berbagai sektor harus dikomunikasikan secara baik, terarah, dan mudah dipahami publik.
Hal itu disampaikan Eddy dalam Focus Group Discussion (FGD) humas kementerian/lembaga yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Bandung, Selasa (28/04/2026).
Menurutnya, sinergi antar kementerian dan lembaga menjadi kunci penting dalam membangun narasi komunikasi pemerintah yang selaras dan efektif di tengah perkembangan arus informasi digital yang semakin cepat.
“Komunikasi publik bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat, meningkatkan partisipasi publik, serta mengantisipasi berbagai isu melalui pemantauan berbasis teknologi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan media baru (new media) dan pendekatan komunikasi yang lebih empatik harus menjadi perhatian utama humas pemerintah saat ini. Dengan strategi komunikasi yang tepat, pesan-pesan pemerintah diharapkan tidak hanya informatif, tetapi juga relevan dan mampu menyentuh masyarakat secara langsung.
FGD tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar humas kementerian/lembaga guna mendukung penyampaian program prioritas pemerintah secara lebih efektif kepada publik.









