Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Kemenkes Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Periksa Dokter Gratis

Avatar photo
139
×

Kemenkes Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Periksa Dokter Gratis

Sebarkan artikel ini

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi

TintaJurnalisNews –Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang tersedia di fasilitas kesehatan terdekat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus mendukung manajemen stok Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di puskesmas.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menegaskan bahwa program ini dapat dimanfaatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal ini disampaikannya saat menanggapi pertanyaan media mengenai pelaksanaan PKG di daerah tujuan mudik menjelang bulan Ramadhan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Karena bapak ibu sebetulnya punya kesempatan sampai 30 hari berikutnya,” ujar Dirjen Maria, Sabtu (8/2/2025).

BACA JUGA:  4.009 Pemudik Dilepas dari Polda Metro Jaya, Menko Polkam Pastikan Mudik Gratis Polri Presisi 2026 Aman dan Nyaman

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat yang berulang tahun pada bulan Januari hingga Maret dapat mengikuti PKG hingga April 2025. Hal ini memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus terburu-buru.

Agar layanan berjalan optimal, Kemenkes menetapkan kuota awal sebanyak 30 peserta per puskesmas per hari melalui pendaftaran digital. “Di tahap awal kita tetapkan kuota 30 orang per hari, karena ini merupakan tambahan terhadap pelayanan rutin di puskesmas,” jelasnya.

Kuota tersebut dapat ditingkatkan berdasarkan evaluasi dan kapasitas fasilitas kesehatan yang bersangkutan.

Pemerintah akan mulai mengoperasikan layanan PKG pada Senin (10/2), dengan target mencakup sekitar 280 juta penduduk di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan nasional dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

HUKUM & KRIMINAL

Upaya penyelundupan ratusan kilogram emas dengan nilai fantastis berhasil digagalkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui unit Bea Cukai Jakarta di Bandara Halim Perdanakusuma.

Penindakan tersebut dilakukan pada Senin (27/04), terhadap rencana ekspor ilegal emas berupa perhiasan dan koin dengan nilai total mencapai sekitar Rp502 miliar.

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp