Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Kalapas Narkotika Klarifikasi Permintaan ‘Dibeking’: Ajakan Sinergi Positif dengan Media

Avatar photo
174
×

Kalapas Narkotika Klarifikasi Permintaan ‘Dibeking’: Ajakan Sinergi Positif dengan Media

Sebarkan artikel ini

Bejo

TintaJurnalisNews -Suasana hangat dalam diskusi santai antara awak media dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika yang baru, Bejo, pada 20 September 2024, mendadak ramai diperbincangkan setelah Bejo menyampaikan permintaan yang memicu interpretasi beragam.

Diskusi yang berlangsung di sebuah kedai kopi dekat Terminal Bintan Center, Km 9, Tanjungpinang Timur, itu memunculkan pertanyaan besar terkait permintaan Bejo agar dirinya “dibeking” oleh jurnalis yang hadir.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Pernyataan ini memicu kebingungan di kalangan jurnalis, mengingat tidak ada penjelasan lebih lanjut yang menyertai permintaan tersebut. Beberapa wartawan yang hadir bahkan mulai bertanya-tanya, apakah maksud dari permintaan ini murni dukungan untuk program-program pemasyarakatan, atau ada maksud lain yang kurang transparan.

BACA JUGA:  Brevet Kehormatan Hiu Kencana Resmi Disematkan kepada Pangkoarmada II

Spekulasi mulai bermunculan, mengingat istilah “dibeking” sering kali dikaitkan dengan hal-hal negatif. Namun, setelah TintaJurnalisNews melakukan konfirmasi lebih lanjut pada 5 Oktober 2024, Kalapas Bejo memberikan klarifikasi penting yang meluruskan pemahaman tersebut.

“Saya meminta dukungan dari rekan-rekan media, bukan dalam arti negatif, melainkan agar kami dapat menjalankan tugas dengan baik, serta berinovasi dalam meningkatkan program pembinaan di Lapas Narkotika. Dukungan dan doa sangat diperlukan untuk menciptakan sinergi positif dalam menjaga transparansi dan keberhasilan program,” jelas Bejo.

Kusnadi, salah satu staf Lapas, sempat menghindar saat dimintai klarifikasi pada awalnya, namun akhirnya pernyataan dari Kalapas langsung mengakhiri kebingungan yang sempat muncul. Humas Lapas, ADI, juga menyatakan bahwa pihaknya akan segera memberikan informasi lebih lanjut jika diperlukan.

BACA JUGA:  Kejati Kepri dan IAD Wilayah Kepri Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Jelang Idul Fitri

Dengan klarifikasi ini, Bejo berharap hubungan yang baik antara Lapas dan media dapat terus terjalin, serta mendorong kerja sama dalam mewujudkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang jelas dan transparan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masa depan.

Sebagai pejabat publik, Bejo menyadari pentingnya kejelasan dalam setiap pernyataan yang disampaikan. “Kami berkomitmen untuk terus terbuka dengan media dan masyarakat. Sinergi dengan media adalah salah satu pilar penting dalam keberhasilan program-program di Lapas Narkotika,” tutupnya.

Dengan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa permintaan “dibeking” yang sempat menimbulkan tanda tanya itu hanyalah permohonan dukungan untuk tujuan yang positif dan sesuai dengan tugas pemasyarakatan yang diemban Kalapas.

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.