Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Dijanjikan Gaji Rp2,7 Juta, Diterima Rp1,7 Juta: Pekerja SPPG Tanjungpinang Kecewa, Anak yang Jadi Security Justru Dipecat Tanpa Alasan

Avatar photo
384
×

Dijanjikan Gaji Rp2,7 Juta, Diterima Rp1,7 Juta: Pekerja SPPG Tanjungpinang Kecewa, Anak yang Jadi Security Justru Dipecat Tanpa Alasan

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"},{"id":"429056343025211","type":"ugc"}]}}
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Jalan Adi Sucipto No. 49–51, Kelurahan Batu Sembilan, Kecamatan Tanjungpinang Timur

TINTAJURNALISNEWS -Seorang pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menyampaikan keluhan mengenai ketidaksesuaian gaji yang diterima serta pemutusan kerja terhadap anaknya tanpa alasan yang jelas.

Pekerja bernama Christina, yang bertugas di bagian packing, mengaku kecewa karena gaji yang diterimanya tidak sesuai dengan komitmen awal. Saat proses wawancara, ia dijanjikan gaji sebesar Rp2,7 juta per bulan, namun yang diterima hanya Rp1,7 juta.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Dari awal dijanjikan Rp2,7 juta, tapi waktu terima gaji cuma Rp1,7 juta. Katanya sisanya nanti ditransfer karena sudah aturan dari yayasan,” ujar Christina kepada Tinta Jurnalis News, Senin malam (3/11/2025), di lokasi kerja Jalan Adi Sucipto No. 49–51, Kelurahan Batu Sembilan, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

BACA JUGA:  Pimpinan Umum Tinta Jurnalis News & Kabar NewsLine Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H

Christina juga menuturkan bahwa anaknya, yang bekerja sebagai petugas keamanan (security) di tempat yang sama, mengalami hal serupa. Ia menyebut gaji anaknya juga tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

“Gaji anak saya seharusnya Rp2,7 juta, tapi yang diterima hanya Rp2,4 juta. Lalu, tiba-tiba diberhentikan tanpa dipanggil, hanya disuruh menelepon pemilik yayasan,” ungkap Christina.

Menurut Christina, selama bekerja anaknya menjalankan tugas sesuai arahan dan tidak pernah melakukan kesalahan. Ia berharap pihak pengelola atau yayasan yang menaungi SPPG Tanjungpinang dapat memberikan penjelasan terbuka dan menepati komitmen yang sudah disampaikan kepada para pekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG Tanjungpinang maupun yayasan terkait belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan tersebut. Tinta Jurnalis News masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi lebih lanjut.

BACA JUGA:  PELINDO Tunjukkan Komitmen Sosial Lewat Program “Pelindo Berbagi & Mengajar”di Momen Pelindo Day 2025

 

Part I