Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Dari Kolam Bioflok, Rutan Batam Bangun Kemandirian Warga Binaan dan Dukung Ketahanan Pangan

Avatar photo
10
×

Dari Kolam Bioflok, Rutan Batam Bangun Kemandirian Warga Binaan dan Dukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Penaburan 3.000 benih ikan lele pada kolam bioflok Rutan Kelas IIA Batam bersama warga binaan.

TINTAJURNALISNEWS —Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan produktif, salah satunya budidaya perikanan dengan metode bioflok.

Dalam keterangannya, Rutan Batam menyebut telah melakukan penaburan 3.000 benih ikan lele ke kolam bioflok yang berada di lingkungan Rutan Batam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Penaburan benih dilakukan oleh Kepala Rutan Batam Bambang Febriansyah bersama jajaran dan warga binaan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menurut keterangan Rutan Batam, keterlibatan warga binaan tidak berhenti pada proses penebaran benih. Mereka juga dilibatkan dalam tahapan pemeliharaan hingga masa panen, termasuk pemberian pakan, pemantauan pertumbuhan ikan, perawatan kolam serta menjaga kualitas air.

Program tersebut sekaligus diarahkan untuk memberikan pengalaman dan keterampilan praktis kepada warga binaan. Melalui kegiatan budidaya perikanan, mereka dilatih untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama.

Rutan Batam menjelaskan, metode bioflok dipilih karena dapat mengoptimalkan penggunaan lahan dan air. Sistem tersebut juga dinilai dapat menjadi alternatif budidaya perikanan yang dikembangkan secara berkelanjutan.

Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan budidaya ikan lele tersebut menjadi bagian dari pembinaan produktif yang diharapkan dapat memberikan keterampilan bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Bambang Febriansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Batam dalam menghadirkan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

“Melalui budidaya ikan lele bioflok ini, kita tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan ruang kepada warga binaan untuk belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan yang produktif. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Bambang, sebagaimana disampaikan dalam keterangan Rutan Batam.

Rutan Batam menyatakan akan terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang tersedia.

Pengembangan kegiatan tersebut diarahkan untuk mewujudkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Batam.