Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
EKONOMI

Bumdes Desa Kuala Sempang Siapkan Wisata Mangrove, Targetkan Peningkatan Ekonomi Warga

Avatar photo
399
×

Bumdes Desa Kuala Sempang Siapkan Wisata Mangrove, Targetkan Peningkatan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Pemuda Desa Kuala Sempang sedang menyiapkan pokcai untuk wisata mangrove, bagian dari program Bumdes Kuala Sempang yang ditopang modal desa Rp 100 juta.

TINTAJURNALISNEWS –Warga dan kelompok masyarakat Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, sepakat menyertakan modal sebesar Rp 100 juta untuk Bumdes Kuala Sempang, Kamis (19/2/26).

Dana ini akan digunakan untuk penyiapan sarana dan prasarana wisata mangrove, termasuk pembuatan pokcai untuk mengangkut wisatawan. Pembuatan pokcai menghabiskan Rp 80 juta dan sepenuhnya dikerjakan oleh pemuda desa setempat.

Direktur Bumdes Kuala Sempang, Nufirman, menjelaskan bahwa wisata mangrove sebelumnya sudah ada namun sempat berhenti beroperasi.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Wisata mangrove yang dulunya ada, karena suatu hal tidak beroperasi lagi, sekarang akan dibuka kembali. Dengan ramainya Rumah Makan Rindu Selalu, yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun luar, kami ingin menawarkan pengalaman wisata mangrove sebagai daya tarik tambahan,” ujar Nufirman.

BACA JUGA:  Hadapi Ramadan 2026, Gubernur Bobby Pastikan Stok Pangan Sumut Surplus dan Terkendali

Rumah Makan Rindu Selalu, yang merupakan aset desa, menjadi pendukung utama kolaborasi antara kuliner dan wisata mangrove. Diharapkan, sinergi ini bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Semoga dengan kerja sama yang baik, dapat menghasilkan income yang optimal untuk meningkatkan perekonomian warga. Dukungan dari pemerintah kabupaten juga sangat kami harapkan agar Bumdes Kuala Sempang semakin maju dan berkembang,” tutup Nufirman.

EKONOMI

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan koordinasi lintas lembaga. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai mengikuti Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Ekonomi yang digelar di Gedung Nusantara III, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

EKONOMI

Menindaklanjuti keluhan nelayan serta aksi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang terkait dugaan pemangkasan distribusi BBM subsidi jenis solar untuk nelayan, tim Pertamina Kalimantan Selatan melakukan audit di SPBUN Nomor 68.708.003 Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (3/6/2026).