TINTAJURNALISNEWS –Warga dan kelompok masyarakat Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, sepakat menyertakan modal sebesar Rp 100 juta untuk Bumdes Kuala Sempang, Kamis (19/2/26).
Dana ini akan digunakan untuk penyiapan sarana dan prasarana wisata mangrove, termasuk pembuatan pokcai untuk mengangkut wisatawan. Pembuatan pokcai menghabiskan Rp 80 juta dan sepenuhnya dikerjakan oleh pemuda desa setempat.
Direktur Bumdes Kuala Sempang, Nufirman, menjelaskan bahwa wisata mangrove sebelumnya sudah ada namun sempat berhenti beroperasi.
“Wisata mangrove yang dulunya ada, karena suatu hal tidak beroperasi lagi, sekarang akan dibuka kembali. Dengan ramainya Rumah Makan Rindu Selalu, yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun luar, kami ingin menawarkan pengalaman wisata mangrove sebagai daya tarik tambahan,” ujar Nufirman.

Rumah Makan Rindu Selalu, yang merupakan aset desa, menjadi pendukung utama kolaborasi antara kuliner dan wisata mangrove. Diharapkan, sinergi ini bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Semoga dengan kerja sama yang baik, dapat menghasilkan income yang optimal untuk meningkatkan perekonomian warga. Dukungan dari pemerintah kabupaten juga sangat kami harapkan agar Bumdes Kuala Sempang semakin maju dan berkembang,” tutup Nufirman.










