Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
OPINI PUBLIK

Amanah Ditahan, Hak Tak Kunjung Diberikan

Avatar photo
458
×

Amanah Ditahan, Hak Tak Kunjung Diberikan

Sebarkan artikel ini
Tinta Jurnalis News [Opini]
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS —Kepercayaan tidak selalu diuji dalam perkara besar, tetapi justru dalam hal-hal mendasar yang menyangkut kejujuran. Ketika seseorang diberi amanah untuk menyampaikan hak pihak lain, maka sejak saat itu pula melekat kewajiban moral untuk menunaikannya secara utuh dan tepat waktu.

Namun kenyataannya, amanah bisa saja berhenti di tangan yang salah, tanpa kejelasan dan tanpa tanggung jawab.

Hak yang seharusnya diterima justru dibiarkan menggantung. Tidak ada penjelasan yang terang, tidak ada kepastian yang bisa dipegang. Sikap diam dari pihak yang diamanahkan bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk pengabaian yang mencederai rasa keadilan dan melukai kepercayaan.

Amanah bukan titipan yang boleh ditahan sesuka hati. Ia bukan milik pribadi yang bisa diperlakukan sekehendak kepentingan. Menyimpan amanah tanpa kejelasan, apalagi tanpa itikad untuk menyampaikannya, pada hakikatnya adalah bentuk pengambilan hak orang lain secara perlahan dan terselubung.

Kejujuran tidak dibuktikan melalui janji, melainkan melalui tindakan. Sekali amanah diabaikan, kepercayaan runtuh tanpa suara. Tidak ada alasan yang cukup kuat untuk membenarkan penundaan yang tak berujung, sebab kepercayaan yang dikhianati sulit dipulihkan.

Tulisan ini bukan untuk menyerang, melainkan untuk mengingatkan. Setiap amanah wajib ditunaikan, dan setiap hak harus disampaikan kepada yang berhak. Opini yang berkembang menegaskan, keadilan dimulai dari keberanian untuk jujur dan tidak menahan apa yang bukan menjadi miliknya.

🙏🙏🙏

Example 120x600
OPINI PUBLIK

Hujan deras turun di penghujung tahun. Air jatuh tanpa ragu, membasahi atap, jalan, dan pepohonan. Suasana ini menghadirkan jeda alami, saat aktivitas melambat dan pikiran diajak untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui.

OPINI PUBLIK

Tidak semua rindu memiliki tiket pulang. Tidak semua kasih sayang bisa diwujudkan dengan pelukan di hari raya atau kebersamaan di meja makan keluarga. Bagi sebagian orang, terutama para perantau, keputusan untuk tidak pulang bukanlah perkara ringan melainkan pilihan yang lahir dari keadaan, tanggung jawab, dan realitas hidup.