Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Aksi Kemanusiaan di Tengah Konflik: Satgas Indobatt XXIII-R/UNIFIL Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Lebanon

Avatar photo
135
×

Aksi Kemanusiaan di Tengah Konflik: Satgas Indobatt XXIII-R/UNIFIL Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Lebanon

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"325882815080201","type":"ugc"}]}}

Satgas Konga XXIII-R/UNIFIL melalui Tim Cimic (Civil Military Coordination) dan Tim Kesehatan

TintaJurnalisNews –Di tengah situasi konflik yang melanda, Satgas Konga XXIII-R/UNIFIL melalui Tim Cimic (Civil Military Coordination) dan Tim Kesehatan menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menggelar Medical Camp di Desa Suwanan, Lebanon Selatan, pada Selasa (17/09/2024). Kegiatan ini memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat lokal, terutama lansia dan anak-anak yang sangat membutuhkan akses medis.

Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H., M.H., selaku Kepala Seksi Cimic, menjelaskan bahwa Medical Camp merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas TNI Konga XXIII-R/UNIFIL dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat di wilayah tanggung jawab mereka. “Kegiatan ini menjadi salah satu program Cimic yang rutin dilaksanakan di desa-desa binaan Indobatt. Dengan demikian, kita tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sementara itu, Lettu Ckm dr. Putri yang bertanggung jawab sebagai dokter dalam kegiatan ini menambahkan bahwa program tersebut telah mendapat dukungan dari otoritas lokal. “Antusiasme warga sangat tinggi, terutama karena keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah ini. Kami hadir untuk memberikan layanan medis secara gratis, bersama Letda Ckm dr. Yuanita dan beberapa paramedis,” ungkapnya.

Kepala Desa Suwanan, Mr. Ismail Abdul Hasan Hammadeh, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas layanan yang diberikan oleh Satgas Indobatt. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat setempat telah menganggap Satgas Indobatt sebagai bagian dari keluarga mereka karena keramahan dan kebaikan hati yang ditunjukkan. “Mereka selalu tersenyum dan menyapa kami dengan tulus,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, tim dokter dan paramedis juga dibantu oleh seorang penerjemah, Mrs. Nashima, yang memfasilitasi komunikasi antara tenaga medis dan masyarakat lokal, sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan dengan lebih efektif.

Melalui Medical Camp yang secara rutin digelar oleh Kontingen Garuda XXIII-R/UNIFIL di wilayah operasional, masyarakat Lebanon Selatan diharapkan semakin mudah mengakses layanan kesehatan. “Ini juga menjadi bagian dari komitmen UNIFIL untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal di wilayah konflik ini,” pungkas Mayor Eka Yudha.

Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, Satgas Indobatt XXIII-R/UNIFIL terus berupaya memberikan kontribusi nyata demi kesejahteraan masyarakat Lebanon Selatan, meski di tengah situasi yang penuh tantangan.

Sumber: Pen Satgas Indobatt XXIII-R/UNIFIL

HUKUM & KRIMINAL

Aksi brutal yang diduga dilakukan seorang “koboi jalanan” di Kota Palembang kini menjadi sorotan. Seorang warga bernama Lilianto Apriadi harus menjalani operasi setelah diduga ditembak di bagian perut usai menegur pengendara motor yang melaju secara ugal-ugalan di Jalan Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), pada 23 Juni 2026 lalu.

NASIONAL

Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan sarana komunikasi terus diperkuat oleh Lapas Kelas IIA Batam. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui inovasi SI OMEGA (Sistem Optimalisasi Monitoring Evaluasi Garda Aman) yang digagas oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Batam, Andre Silalahi.