Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Papua

Program Jalan Wanam-Ngguti Dan Cetak Sawah 1 Juta Hektar di Merauke Merupakan Proyek Nasional

Avatar photo
160
×

Program Jalan Wanam-Ngguti Dan Cetak Sawah 1 Juta Hektar di Merauke Merupakan Proyek Nasional

Sebarkan artikel ini

TintaJurnalisNews -Program cetak sawah 1 juta hektare di Merauke, Papua Selatan, bukan proyek swasta melainkan proyek nasional melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian. Untuk melaksanakan pembagunan lumbung pangan ini (food estate) pemerintah menugaskan pihak swasta, dalam hal ini PT Jhonlin Group.

“Ini adalah program nasional, proyek pemerintah. Karena dia proyek nasional, tentu tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat sendiri,” kata Dansatgas Pangan BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Mayjen TNI Ahamad Rizal Ramdhani, saat sosialisasi kepada masyarakat di kampung Uli-Uli, Distrik Ilwayam, Merauke, Papua Selatan, Rabu (14/8/2024).

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Rizal menjelaskan, kehadiran swasta dalam hal ini PT Jhonlin Group milik pengusaha asal Kalimantan, untuk membantu negara menyukseskan program tersebut. Negara, menurut Rizal, membutuhkan perusahan besar yang berpengalaman dan profesional, seperti Jhonlin Group, sehingga apa yang harapkan dari hadirnya proyek ini bisa tercapai.

BACA JUGA:  BDT Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Guna Menjaga Kekuatan Dan Kesiapsiagaan Prajurit Dalam Hadapi Ancaman

“Mereka perusahaan besar yang berpengalaman bekerja secara cepat dan profesional. Mereka juga didukung oleh fasilitas yang luar biasa,” ungkap Jenderal bintang dua itu.

Dia mengharapkan masyarakat mendungkung pemerintah untuk mewujudkan program nasional ini. Sehingga ke depan Merauke bisa menjadi lumbung pangan nasional.

“Jika Merauke menjadi lumbung pangan, maka daerah lain akan membutuhkan daerah kita, karena sumber pangannya dari daerah kita. Kemudian yang utama kita tidak impor beras lagi,” tutup Rizal.

proyek cetak sawah 1 juta ha ini mulai dirintis pengerjaannya oleh PT Jhonlin Group, milik Andi Syamsuddin Arsyad atau biasa disapa Haji Isam. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan itu, Jhonlin Group mendatangkan ratusan alat berat dan membangun infrastruktur pendukung, seperti pelabuhan dan jalan.

BACA JUGA:  Cegah Penularan Virus Hewan, Tim Kesehatan Satgas Yonif 122/TS, Berikan Pengobatan Kepada Hewan Ternak Warga

Jhonlin Group melalui anak perusahaannya PT Batulicin Beton Asphalt (BBA) mulai membangun jalan di Merauke. Haji Isam memimpin langsung dan memberikan komando untuk kelancaran proses pembangunan jalan tersebut.

Pekerjaan jalan ini dimulai di titik Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke. Rencananya, jalan sepanjang ratusan kilometer ini akan menghubungkan empat distrik yaitu Distrik Ilyawab, Kaptel, Ngguti, dan Distrik Muting.

Jauh hari sebelumnya, Haji Isam dan timnya sudah melakukan survei untuk menentukan titik pembangunan jalan di empat distrik tersebut. Ratusan alat berat sudah tiba di lokasi proyek dan dimobilisasi untuk mendukung pekerjaan pembangunan jalan tersebut.

Pembangunan jalan ini selain untuk menunjang proyek cetak sawah 1 juta ha, juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi sebagian daerah di Merauke yang masih terisolasi. Haji Isam berulangkali menyatakan komitmennya untuk menuntaskan program mencetak sawah 1 juta ha ini.

BACA JUGA:  Menambah Motivasi Belajar Satgas Yonif 762/VYS Membagikan Makanan Dan Buku Tulis Kepada Siswa-Siswi di 2 Sekolah

“Dalam benak saya hanya terlintas, bagaimana gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto bisa tercapai. Bagaimanapun caranya, agar satu juta hektare bisa terealisasi, dan berhasil dalam tiga tahun, tanpa berpikir untung rugi, Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya” kata Haji Isam.