Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Embung MBH dan Sumbu Kebangsaan di IKN

Avatar photo
150
×

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Embung MBH dan Sumbu Kebangsaan di IKN

Sebarkan artikel ini

Ibu Kota Nusantara (IKN)

TintaJurnalisNews -Penajam Paser Utara – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional dengan mendampingi Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungan penting ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin (12/8/2024). Kunjungan tersebut difokuskan pada dua titik strategis, yaitu Embung MBH dan Sumbu Kebangsaan.

Embung MBH yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN bukan hanya sekadar infrastruktur pengelolaan air, namun memiliki peran vital dalam konservasi lingkungan di ibu kota baru. Dengan kapasitas penampungan air yang relatif kecil dibanding waduk besar, embung ini menjadi elemen kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung ketahanan air di IKN.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Panglima TNI dan Kapolri Lantik 1.621 Prabhatar di Akmil Magelang, Tekankan Soliditas TNI–Polri

Sementara itu, Sumbu Kebangsaan menjadi sorotan sebagai ruang terbuka yang sarat dengan nilai simbolis. Area ini dirancang untuk mencerminkan hubungan harmonis antara alam, manusia, dan nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia. Kehadiran Presiden Jokowi dan jajaran petinggi negara di area ini menegaskan pentingnya simbol-simbol kebangsaan dalam menciptakan identitas baru yang berakar pada tradisi dan kebudayaan bangsa.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan undangan lainnya. Kehadiran para tokoh penting ini mencerminkan betapa strategisnya proyek pembangunan IKN dalam agenda nasional.

(PUSPEN TNI)

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.