Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALPEMERINTAHAN

Pemerintah Optimistis Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat di Tengah Tekanan Rupiah

Avatar photo
94
×

Pemerintah Optimistis Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat di Tengah Tekanan Rupiah

Sebarkan artikel ini
Prasetyo Hadi menegaskan fundamental ekonomi nasional tetap kuat di tengah dinamika nilai tukar rupiah.

TINTAJURNALISNEWS –Pemerintah menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi nasional tetap kuat meski nilai tukar rupiah tengah mengalami dinamika di pasar keuangan global.

Dalam keterangan yang dirilis Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Prasetyo, pemerintah bersama otoritas terkait terus melakukan pengawasan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merespons pergerakan nilai tukar rupiah guna menjaga stabilitas perekonomian nasional.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Meski demikian, pemerintah meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Istana menilai sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan kondisi yang positif, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga dan tingkat inflasi yang masih terkendali.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Pimpin Ratas KSSK, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Tumbuh 5,61 Persen

Pemerintah meyakini koordinasi yang kuat antarotoritas ekonomi serta fondasi ekonomi nasional yang dinilai solid akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

NASIONAL

Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan kebocoran keuangan negara. Dalam sambutannya pada acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026), Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang merugikan negara.