TINTAJURNALISNEWS –Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Ahmad, bersama Wakil Wali Kota Batam merangkap Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Forkopimda Kota Batam, TNI, dan Polri atas sinergi yang dinilai berhasil dalam menertibkan aktivitas tambang pasir ilegal.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum penegasan komitmen pemerintah daerah terhadap penegakan hukum dan perlindungan lingkungan, khususnya di kawasan strategis Bandara Hang Nadim yang termasuk objek vital nasional.

Amsakar menegaskan bahwa langkah tegas yang dilakukan aparat merupakan bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di Kota Batam. Menurutnya, penindakan terhadap tambang ilegal bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menjaga masa depan daerah.
“Sinergi yang telah dibangun ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam menjaga keamanan objek vital nasional dan melindungi lingkungan dari aktivitas ilegal,” ujarnya.
Senada dengan itu, Li Claudia Chandra juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah praktik tambang ilegal. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif demi menjaga Batam tetap aman, tertib, dan lestari.
Pemerintah Kota Batam menghimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas tambang ilegal serta segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran. Partisipasi publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Menutup pernyataannya, Amsakar kembali mengingatkan pentingnya rasa memiliki terhadap daerah.
“Batam adalah rumah kita. Mari kita jaga bersama,” tegasnya.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan tambang ilegal di Batam dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan demi kepentingan generasi mendatang.









