Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONALPolri

Operasi Damai Cartenz 2026 Sikat 28 Orang di Yahukimo, 9 Resmi Jadi Tersangka

Avatar photo
101
×

Operasi Damai Cartenz 2026 Sikat 28 Orang di Yahukimo, 9 Resmi Jadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz

TINTAJURNALISNEWS –Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyampaikan perkembangan resmi terkait situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo. Dalam rentang waktu 10 hingga 21 Februari 2026, aparat gabungan berhasil mengamankan 28 orang dalam rangkaian operasi penegakan hukum yang ditingkatkan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa tindakan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil patroli serta identifikasi di lapangan.

“Sejak tanggal 10 sampai 21 Februari, sampai dengan hari ini, kita telah berhasil mengamankan sejumlah 28 orang,” ujarnya pada 21 Februari 2026.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Secara rinci, penindakan dimulai pada 10 Februari pukul 07.30 WIT dengan dua orang diamankan. Selanjutnya, 15 Februari pukul 22.20 WIT kembali dua orang diamankan. Pada 16 Februari pukul 07.30 WIT, dua orang lainnya ditangkap.

Operasi berlanjut pada 20 Februari. Pukul 07.30 WIT delapan orang diamankan, pukul 11.00 WIT dua orang kembali diamankan, dan pukul 13.25 WIT satu orang turut diamankan. Terakhir, pada 21 Februari pukul 07.00 WIT, sebelas orang diamankan sehingga total keseluruhan mencapai 28 orang.

BACA JUGA:  Latsitarda Nusantara XLVI/2026 Resmi Diberangkatkan, Taruna TNI–Polri Siap Mengabdi untuk Masyarakat Aceh

Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan dan investigasi.

“Dari 28 orang tersebut, sembilan orang telah kita tetapkan sebagai tersangka melalui proses penyelidikan, mitigasi, dan investigasi di lapangan,” tegas Kombes Yusuf.

Dua tersangka, Atius Sobolim dan Elipianus Esema, diduga terlibat dalam pembakaran Ruko Blok B pada 14 Februari 2026. Tiga tersangka lainnya, Ferry Alimdam, Elix Malyo, dan Olan Nalya, diduga terlibat dalam pembakaran SMP Metanoya pada 7 Januari 2026.

Penyidik juga mengungkap dugaan keterlibatan Homi Heluka alias Serius Kobak dalam sejumlah kasus, di antaranya penembakan anggota Brimob tahun 2022, pembakaran mobil Satbinmas tahun 2025, pembunuhan pendulang emas pada 7 April 2025, penembakan anggota Kodim 1715 pada 16 Juni 2025, pembunuhan Daniel Datti dan pengrusakan SMA Yapesli pada 2 Februari 2026, serta penembakan terhadap sopir bernama Suwono pada 12 Februari 2026.

BACA JUGA:  Pilkada Serentak 2024: Saatnya Kita Berpartisipasi dengan Bijak untuk Masa Depan Daerah

Sementara itu, Simak Kipka alias Aibon Kipka ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pembakaran mobil Triton milik Kepala Desa Yalmabil pada 18 Februari 2026. Kotor Payage alias Kotoran Giban diduga terlibat dalam percobaan pembunuhan dan penembakan terhadap Suwono pada 12 Februari 2026.

Enage Hiluka juga diduga terlibat dalam penikaman terhadap penjual pinang Ester Karbeka pada 17 Februari 2026 yang sempat viral karena rekaman CCTV, serta dugaan pembunuhan Indra Guru Wardana pada 22 September 2025.

Untuk terduga lainnya, penyidik masih mendalami peran dan keterlibatan masing-masing dalam sejumlah peristiwa yang terjadi.

Dalam penggerebekan di enam lokasi berbeda, aparat mengamankan barang bukti berupa parang, tombak, panah, bendera berlambang tertentu, serta telepon genggam. Hingga kini, senjata api belum ditemukan.

Seluruh terduga saat ini diamankan di Polres Yahukimo dan dijaga ketat oleh personel Satgas Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dengan dukungan Brimob dari Sat Brimob Polda Papua.

BACA JUGA:  Dugaan Penjualan Gas Bersubsidi di Kabupaten Lingga, Tok Agus: Penjualan Secara Ilegal Harus Dihentikan

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa meningkatnya aktivitas kelompok bersenjata tidak terlepas dari kaburnya Kopitua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025.

“Pasca kaburnya salah satu pentolan KKB tersebut, mereka kembali berkoordinasi dan merencanakan aksi yang mengakibatkan hilangnya nyawa, perusakan, pembakaran, dan penganiayaan. Itu menjadi pemicu kembali maraknya kejadian di Yahukimo,” tegasnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa sembilan tersangka yang telah ditetapkan merupakan bagian dari jaringan KKB.

Upaya pencegahan, lanjutnya, dilakukan dengan penambahan personel dari Satgas Damai Cartenz dan Sat Brimob Polda Papua, termasuk pemetaan wilayah rawan serta patroli rutin yang ditingkatkan.

Satgas Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo melalui langkah penegakan hukum yang terukur serta patroli intensif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.