Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Keamanan Siber Dinilai Jadi Syarat Mutlak Jaga Stabilitas Nasional, Menko Polkam Tekankan Peran Strategis BSSN

Avatar photo
200
×

Keamanan Siber Dinilai Jadi Syarat Mutlak Jaga Stabilitas Nasional, Menko Polkam Tekankan Peran Strategis BSSN

Sebarkan artikel ini
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago [Dok. Humas Kemenko Polkam RI]

TINTAJURNALISNEWS –Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa keamanan siber bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan telah menjadi prasyarat mutlak dalam menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, serta keberlanjutan pembangunan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat membuka kegiatan BSSN Executive Town Hall 2026 yang digelar di Depok, Jawa Barat, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, keamanan siber mencakup perlindungan terhadap integritas informasi, data, sistem, hingga ruang siber yang kini menjadi tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Keamanan siber bukan lagi pilihan, tetapi keniscayaan. Ini adalah prasyarat mutlak untuk menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan,” tegas Djamari.

BACA JUGA:  Koarmada II Resmi Berganti Kepemimpinan, Pangkoarmada RI Tekankan Regenerasi dan Profesionalisme

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum ini bukan sekadar agenda rutin awal tahun, melainkan sarana konsolidasi strategis untuk menyatukan visi, menajamkan arah kebijakan, serta memastikan kesiapan BSSN menghadapi dinamika ancaman siber yang kian kompleks.

Menko Polkam pun mengajak seluruh personel BSSN untuk terus memperkuat peran sebagai garda terdepan pertahanan siber nasional.

“Jadilah benteng pertahanan Indonesia di medan baru ini, dengan profesionalisme, responsivitas, integritas, serta inovasi yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djamari mengingatkan bahwa ancaman siber bergerak jauh lebih cepat dibandingkan proses penyusunan regulasi. Tahun 2026 diprediksi akan diwarnai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari serangan berbasis kecerdasan artifisial, quantum computing, hingga pemanfaatan teknologi deepfake untuk disinformasi berskala besar.

BACA JUGA:  GAMNR Desak APH Usut Dugaan Pemborosan Rp10,9 Miliar di BKAD Kepri

Menutup sambutannya, Menko Polkam menyatakan optimisme bahwa dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan visi yang sama, Indonesia mampu menjadi negara yang tangguh dan berdaulat di era digital.

“Seluruh potensi sumber daya strategis harus dapat dikelola sepenuhnya demi kesejahteraan rakyat dan terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia yang berdaulat, makmur, dan berkualitas,” pungkasnya.

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.