Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Presiden Minta Penghargaan bagi TNI-Polri yang Terlibat Penanganan Bencana di Sumatra

Avatar photo
275
×

Presiden Minta Penghargaan bagi TNI-Polri yang Terlibat Penanganan Bencana di Sumatra

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto

TINTAJURNALISNEWS -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta agar para personel TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya yang terjun langsung dalam penanganan bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra diberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian mereka.

Permintaan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat bersama jajaran kabinet, saat membahas penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa provinsi di Pulau Sumatra. Presiden menilai, para petugas telah bekerja keras dalam kondisi medan yang sulit dan berisiko tinggi demi keselamatan masyarakat.

Secara khusus, Presiden Prabowo meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memberikan perhatian serius kepada anggota yang menunjukkan kinerja luar biasa di lapangan. Bentuk penghargaan tersebut dapat berupa apresiasi resmi hingga pengajuan kenaikan pangkat sesuai ketentuan yang berlaku.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatra, 11 Jembatan Bailey Terbangun

Presiden juga menegaskan bahwa banyak prajurit TNI dan anggota Polri yang harus mempertaruhkan keselamatan bahkan nyawa mereka dalam proses evakuasi korban, pembangunan jembatan darurat, serta pemulihan akses masyarakat di daerah terdampak bencana.

“Pengabdian dan kerja keras mereka harus dicatat dan dihargai secara layak,” tegas Presiden.

Langkah ini diharapkan menjadi bentuk penghormatan negara kepada para petugas yang berada di garis depan penanggulangan bencana, sekaligus memotivasi seluruh aparatur untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.