Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Sinergi Besar untuk Satwa Langka: TNI Berhasil Pindahkan Badak Jawa ke JRSCA Ujung Kulon

Avatar photo
416
×

Sinergi Besar untuk Satwa Langka: TNI Berhasil Pindahkan Badak Jawa ke JRSCA Ujung Kulon

Sebarkan artikel ini
Penyelamatan dan penguatan populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon

TINTAJURNALISNEWS -Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Merah Putih Translokasi Badak Jawa berperan aktif dalam upaya penyelamatan dan penguatan populasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satgas ini dipimpin Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Brigjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., yang juga menjabat sebagai Danrem 064/Maulana Yusuf, bersama Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro selaku Danlanal Banten.

Brigjen TNI Edi Saputra menjelaskan bahwa operasi translokasi menggunakan kendaraan amfibi KAPA K-61 milik Korps Marinir, yang sebelumnya telah melalui serangkaian uji simulasi. “Sejumlah uji simulasi dilaksanakan untuk memastikan kendaraan mampu mengangkut kandang berisi satwa lebih dari satu ton tersebut tanpa risiko berlebih,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wakapolda Kepri Pimpin Audit Kinerja Tahap I TA 2025, Tekankan Evaluasi dan Profesionalisme

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam program konservasi nasional, sekaligus bukti nyata sinergi antara TNI, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Taman Safari Indonesia, serta para ahli konservasi dan tim medis. Di bawah koordinasi Dansatgas dan Wadansatgas, seluruh unsur bekerja dalam satu alur operasi yang sistematis dan terencana.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Badak jantan yang diberi nama Mustofa berhasil dipindahkan dari lokasi Gardu Buruk TNUK menuju Kandang Rawat (Paddock) di Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA). Proses pemindahan sepenuhnya berada di bawah kendali dan pengawasan Satgas Operasi Merah Putih.

Dalam operasi ini, personel TNI tidak hanya bertugas memperkuat pengamanan kawasan dan pengawasan lapangan, tetapi juga mengawal mobilisasi logistik, koordinasi taktis, serta penyediaan sarana transportasi laut guna memastikan kelancaran proses translokasi satwa langka tersebut. Seluruh tahapan dilakukan secara terstruktur dengan pengawasan melekat dari Dansatgas dan Wadansatgas.

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama BP2MI, Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Keterlibatan TNI dalam operasi konservasi ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia serta memastikan keseimbangan ekosistem nasional tetap terjaga. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan populasi Badak Jawa yang kini sangat terancam punah dapat terus dipertahankan untuk generasi mendatang.

 

Sumber: Puspen TNI

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.