Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Musda Partai Golkar Kepri Mendadak Batal, Peserta Pulang Tanpa Kepastian Jadwal Baru

Avatar photo
279
×

Musda Partai Golkar Kepri Mendadak Batal, Peserta Pulang Tanpa Kepastian Jadwal Baru

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Musda Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau

TINTAJURNALISNEWS —Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau yang dijadwalkan digelar hari ini mendadak batal dilaksanakan. Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pagi, tidak terlihat tanda-tanda kegiatan akan dimulai. Ruangan forum tampak kosong tanpa penataan, dan tidak ada aktivitas persiapan dari panitia.

Hingga menjelang siang, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC) tak tampak di lokasi. Tidak ada proses pengecekan perlengkapan, registrasi peserta, maupun koordinasi teknis sebagaimana biasanya dilakukan menjelang pembukaan Musda.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sejumlah informasi internal yang diperoleh media menyebutkan pembatalan ini berkaitan dengan perubahan instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Sejumlah pengurus DPP yang sebelumnya dijadwalkan hadir di Tanjungpinang dikabarkan membatalkan keberangkatan setelah menerima arahan mendadak tersebut.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja BAZNAS dalam Tingkatkan Pertumbuhan Zakat

Tanpa kehadiran panitia maupun unsur DPP, Musda dipastikan tidak dapat dibuka. Informasi pembatalan kemudian disampaikan melalui jalur komunikasi internal partai. Meski berlangsung mendadak, situasi tetap kondusif dan para ketua DPD II beserta kader yang hadir memilih kembali ke daerah masing-masing sambil menunggu kepastian jadwal baru.

Di balik pembatalan Musda, dinamika internal Golkar Kepri menunjukkan bahwa dukungan politik kepada Rizki Faisal—salah satu kandidat yang santer disebut-sebut—tetap menguat. Dalam beberapa pekan terakhir, dukungan tersebut ramai diberitakan media nasional maupun lokal.

Dukungan ini tercermin dari sejumlah elemen internal partai, di antaranya:

  • pernyataan terbuka sejumlah ketua DPD II,
  • dukungan struktur kecamatan dan kelurahan,
  • konsolidasi kader muda dan organisasi kepemudaan,
  • serta relawan dan simpatisan yang terus bergerak.
BACA JUGA:  Kadinkes Kota Batam Diminta Tidak Tutup Mata atas Dugaan Buruknya Pelayanan di Puskesmas Sei Langkai

Beberapa kader yang hadir di lokasi menyatakan bahwa pembatalan Musda tidak mempengaruhi arah dukungan yang sudah terbentuk.

“Ini hanya persoalan jadwal. Sikap kader tidak berubah,” kata salah seorang ketua DPD II di Tanjungpinang.

Koordinator relawan yang sejak pagi menunggu pembukaan Musda juga menyatakan hal serupa. Menurutnya, pembatalan justru semakin mempertegas peta dinamika internal.

“Kami menunggu instruksi baru. Dukungan tidak berubah,” ujarnya.

Hingga siang hari, peserta yang hadir terlihat meninggalkan lokasi secara bertahap. Meski agenda Musda batal digelar dan tidak ada kegiatan yang berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan tanpa gangguan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari DPP Partai Golkar mengenai jadwal pengganti Musda Kepri. Kader kini masih menunggu arahan selanjutnya dari pusat.

BACA JUGA:  Minggu Mendung, Waktu yang Tepat untuk Merenung dan Menguatkan Tekad

 

 

TIM / TJN

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.