Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Ketua LAMI Kepri Desak KSOP, Bea Cukai, Kepolisian, dan Pemda: Tangkap Pelaku Bongkar Muat Ilegal di Pelabuhan Gentong Bintan, Jangan Ada Pembiaran

Avatar photo
234
×

Ketua LAMI Kepri Desak KSOP, Bea Cukai, Kepolisian, dan Pemda: Tangkap Pelaku Bongkar Muat Ilegal di Pelabuhan Gentong Bintan, Jangan Ada Pembiaran

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"},{"id":"281812239016211","type":"ugc"}]}}
Ketua Lami Kepri, Datok Agus Ramdah

TINTAJURNALISNEWS –Ketua Lami Provinsi Kepulauan Riau, Datok Agus Ramdah, angkat bicara terkait maraknya dugaan aktivitas bongkar muat ilegal di Pelabuhan Gentong, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Agus menegaskan bahwa praktik ilegal tersebut tidak boleh terus dibiarkan, terlebih jika ada dugaan keterlibatan oknum pejabat, termasuk oknum anggota dewan, yang justru memanfaatkan pelabuhan ilegal untuk memasukkan barang tanpa dokumen resmi.

“Kami dari LAMI Kepri mendesak pihak-pihak terkait KSOP, Bea Cukai, Kepolisian, maupun Pemerintah Daerah untuk jangan tutup mata. Jangan sampai karena ada oknum pejabat yang diduga bermain, praktik ilegal seperti ini bisa berjalan bebas. Ini jelas merugikan negara dan masyarakat,” tegas Agus.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Kapolri Rotasi Sejumlah Jenderal, Komjen Ahmad Wiyagus Jadi Astamaops Polri

Ia juga menekankan perlunya penindakan tegas, cepat, dan transparan.

“Segera tertibkan pelabuhan ilegal itu, tangkap para pelakunya, dan usut siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu. Aparat penegak hukum harus berani membuktikan bahwa hukum benar-benar berlaku untuk semua, bukan hanya untuk rakyat kecil,” tambahnya.

Agus memperingatkan bahwa pembiaran terhadap aktivitas ilegal tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga membuka celah masuknya barang-barang berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

“Kalau praktik ini terus dibiarkan, sama saja kita membuka pintu bagi kejahatan ekonomi sekaligus ancaman kesehatan. Kami minta aparat segera bertindak sebelum masyarakat hilang kepercayaan,” tutupnya.

NASIONAL

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berencana menggelar nonton bareng (nobar) gratis pertandingan Piala Dunia 2026 di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek. Program tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan Polri terhadap penyiaran Piala Dunia 2026 yang akan ditayangkan oleh TVRI