Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Gunakan Teknologi untuk Lawan Korupsi: “Rekam, Kirim, Biar Jera!”

Avatar photo
150
×

Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Gunakan Teknologi untuk Lawan Korupsi: “Rekam, Kirim, Biar Jera!”

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai alat bantu dalam memerangi praktik korupsi di berbagai tingkat pemerintahan, mulai dari pusat hingga ke pelosok desa.

Dalam pernyataannya pada Senin (7/4/2025), Presiden menegaskan bahwa penghematan anggaran dan pemanfaatan dana negara secara tepat sasaran akan menjadi prioritas utama pemerintahannya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Saya akan berusaha sekeras tenaga agar setiap anggaran, setiap uang rakyat, uang negara harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat yang paling membutuhkan,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya mencegah kebocoran anggaran dengan memperkuat sistem pengawasan di semua lini birokrasi. Menurutnya, praktik penyalahgunaan dana rakyat tidak boleh lagi terjadi.

BACA JUGA:  Kakanwil Kemenkumham Kepri Lakukan Monitoring Perdana di Kantor Wilayah

“Tidak boleh ada lagi praktik-praktik korupsi, praktik menyalahgunakan uang rakyat. Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa harus bersih,” tegasnya.

Prabowo mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam pelaporan dugaan korupsi. Ia menyebut sering kali mendapat laporan langsung dari masyarakat, bahkan dari daerah-daerah terpencil.

“Kadang-kadang capek juga, saya dari daerah terpencil langsung dilapori kepada Presiden. Langsung saya kirim tim untuk lihat persoalannya. Tidak apa-apa, ini teknologi bagus,” ungkapnya.

Presiden pun mendorong masyarakat untuk tidak ragu dalam melaporkan indikasi korupsi dengan merekam dan mengirimkan bukti yang ditemukan di lapangan.

“Kalau ada korupsi, langsung Anda video, Anda rekam saja, langsung kirim. Supaya orang jera. Kalau sudah uang rakyat, ya harus untuk rakyat,” tandas Presiden Prabowo.

BACA JUGA:  Indonesia Berdaulat Penuh di Ruang Udara Kepri-Natuna

Ajakan ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan jalannya pemerintahan.

Sumber: TBN

NASIONAL

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berencana menggelar nonton bareng (nobar) gratis pertandingan Piala Dunia 2026 di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek. Program tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan Polri terhadap penyiaran Piala Dunia 2026 yang akan ditayangkan oleh TVRI