Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Nias

Bupati Nias Selatan Dampingi Kajatisu Kunjungi Desa Adat Bawomataluo, Dorong Pembentukan Rumah Restorative Justice

Avatar photo
184
×

Bupati Nias Selatan Dampingi Kajatisu Kunjungi Desa Adat Bawomataluo, Dorong Pembentukan Rumah Restorative Justice

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Kunjungan kerja ke Desa Adat Bawomataluo

TintaJurnalisNewsKepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Idianto, SH., MH., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Adat Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan. Kunjungan ini turut didampingi oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, SH., MH.

Dalam sambutannya, Kajatisu Idianto menyampaikan rasa bahagianya dapat melihat langsung keunikan Desa Adat Bawomataluo. Ia mengaku sebelumnya belum mengetahui bahwa di Nias Selatan terdapat rumah adat besar yang begitu bersejarah.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Selain itu, Idianto juga menekankan pentingnya segera mendirikan Rumah Restorative Justice (RJ) di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan rumah RJ sangat sarat makna dan nilai kemanusiaan, serta berperan penting dalam memperkuat pondasi keadilan dan perdamaian di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Forkada Kepulauan Nias Tegas Tolak Aksi Anarkisme, Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kajari Nias Selatan Dr. Rabani M. Halawa, SH., MH., Danramil 12 Teluk Dalam Mayor Inf. Yustinus Waruwu, SH., sejumlah kepala OPD, Kabag, Kepala Desa Bawomataluo, tokoh adat, serta staf Kejari Nias Selatan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam upaya menjaga nilai budaya serta memperkuat sistem keadilan berbasis kearifan lokal di Nias Selatan.***