Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Presiden Prabowo dan Menhan RI Tekankan Kekuatan Pertahanan dalam Pengarahan kepada Dansat TNI

Avatar photo
141
×

Presiden Prabowo dan Menhan RI Tekankan Kekuatan Pertahanan dalam Pengarahan kepada Dansat TNI

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Pengarahan Dansat TNI

TintaJurnalisNews –Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memberikan pengarahan kepada Komandan Satuan Tentara Nasional Indonesia (Dansat TNI) di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/2). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan bahwa kekuatan pertahanan adalah elemen kunci dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.

“Melindungi bukan sekadar niat baik, kata-kata, atau teori. Sebuah negara yang ingin benar-benar merdeka dan sejahtera harus memiliki kekuatan untuk melindungi diri serta kekayaan alamnya,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para komandan satuan dari tiga matra TNI.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Presiden juga mengingatkan bahwa para pendiri bangsa telah menetapkan perlindungan rakyat sebagai tujuan utama negara, sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

BACA JUGA:  Menkum RI Dialog dengan Diaspora Indonesia di Rusia, Dorong Misi Positif Bangsa

“Sejak awal, para pendiri bangsa telah menentukan bahwa fungsi utama negara adalah perlindungan. Perlindungan ini berwujud dalam sistem pertahanan yang kuat,” lanjutnya.

Dalam pengarahan ini, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto turut melaporkan kehadiran para perwira menengah dan tinggi dari berbagai matra, mulai dari pangkat mayor hingga jenderal berbintang empat. Panglima juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden terhadap pengembangan TNI, termasuk pembentukan batalyon teritorial, peningkatan jumlah batalyon, serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Pengarahan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat visi pertahanan nasional, sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun TNI yang profesional, responsif, dan modern guna menghadapi tantangan masa depan.

BACA JUGA:  Menko Polhukam: Persatuan dan Kemajemukan, Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan

HUKUM & KRIMINAL

Upaya penyelundupan ratusan kilogram emas dengan nilai fantastis berhasil digagalkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui unit Bea Cukai Jakarta di Bandara Halim Perdanakusuma.

Penindakan tersebut dilakukan pada Senin (27/04), terhadap rencana ekspor ilegal emas berupa perhiasan dan koin dengan nilai total mencapai sekitar Rp502 miliar.

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp