Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Kasad Ungkap Alasan Penambahan Kodam Baru untuk Percepatan Pembangunan

Avatar photo
307
×

Kasad Ungkap Alasan Penambahan Kodam Baru untuk Percepatan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"400666844023201","type":"ugc"}]}}

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

TintaJurnalisNews –Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memaparkan alasan di balik rencana penambahan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di jajaran TNI AD. Menurutnya, langkah ini bertujuan mempercepat pembangunan di daerah serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan Babinsa.

Hal tersebut disampaikan Kasad saat meresmikan renovasi Panti Asuhan Bait Allah di Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (7/1/2025). “Saat ini, ada Babinsa yang harus memantau hingga lima desa dengan jarak tempuh tiga hingga empat jam. Kondisi ini menjadi tantangan bagi mereka untuk memberikan pelayanan maksimal,” ungkap Kasad.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kasad juga mengungkapkan bahwa ide penambahan Kodam baru berawal dari Presiden Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan. “Beliau ingin mempercepat pembangunan di daerah dengan memanfaatkan potensi tentara, sehingga jumlah Kodam harus ditambah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kemenko Polkam Kawal Pemulangan 150 PMIB dari Malaysia, Dipulangkan ke Batam Lewat Jalur Laut

Menurut Kasad, keberadaan Kodam baru akan mendukung efisiensi anggaran, mempercepat proses pembangunan, serta memastikan dana pembangunan langsung beredar di daerah tanpa melalui kontraktor pusat. Contoh nyata penerapan pola ini adalah program TNI AD Manunggal Air, di mana tentara membangun pompa hidram untuk mengalirkan air ke sawah dan kebutuhan masyarakat.

“Biayanya lebih murah, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama di daerah krisis air,” tambahnya.

Penambahan Kodam juga bertujuan untuk mempercepat penanganan bencana, mengatasi kemiskinan, kelaparan, dan stunting di berbagai wilayah. Beberapa Kodam baru yang akan dibentuk meliputi wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Kasad menjelaskan, beberapa Korem tipe A akan ditingkatkan statusnya menjadi Kodam. Di antaranya:

  • Korem 031/Wirabima menjadi Kodam XIX (Provinsi Riau dan Kepulauan Riau)
  • Korem 043/Garuda Hitam menjadi Kodam XX (Provinsi Lampung dan Bengkulu)
  • Korem 102/Panju Panjung menjadi Kodam XXI (Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan)
  • Korem 132/Tadulako menjadi Kodam XXII (Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat)
  • Korem 174/Anim Ti Waninggap menjadi Kodam XXIII (Provinsi Papua Selatan)
BACA JUGA:  Polres Bintan Siap Amankan Pilkada Serentak, Kapolres Bintan Cek Kesiapan Sarpras yang Ada

Dengan penambahan ini, diharapkan TNI AD dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Sumber: Tim

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.