Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Viral! Protes Pelayanan di Puskesmas Batu 10, Kisah Pilu Pasien Seijang Hebohkan Tanjungpinang

Avatar photo
56
×

Viral! Protes Pelayanan di Puskesmas Batu 10, Kisah Pilu Pasien Seijang Hebohkan Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Puskesmas Seijang Bukit Bestari

TintaJurnalisNews – Setelah Media Tinta Jurnalis News menerbitkan berita dengan judul “Pasien BPJS Terlantar di Puskesmas Batu 10, Tanjungpinang Layanan Kesehatan Jadi Pertanyaan” dan membagikannya di grup Facebook WARGA KOTA TANJUNGPINANG

Muncul komentar mengejutkan dari seorang pengguna. Komentar tersebut berbunyi, “Ngerii ya. Pihak kami juga dirugikan kehilangan buah hati nya.”

Menanggapi komentar tersebut, Media Tinta Jurnalis News langsung melakukan penelusuran lebih lanjut dan berhasil menghubungi Hendra, pemilik akun yang meninggalkan komentar, melalui profil Facebook-nya.

Dalam wawancara singkat, Hendra menceritakan kejadian tragis yang dialami pihaknya di Puskesmas Seijang Bukit Bestari. Menurut Hendra, anak pihaknya menjadi korban menduga akibat obat”

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas Seijang maupun instansi terkait lainnya penyebab pasti tragedi tersebut.

Berita ini, Masih Butuh Konfirmasi Selanjutnya.

Example 120x600
NASIONAL

Ke mana sebenarnya uang Rp500.000 per bulan yang disebut-sebut berasal dari seorang pelaku usaha kasino di Kota Batam? Pertanyaan ini mencuat setelah dana yang selama ini disalurkan melalui perantara berinisial RG di Tanjungpinang tak kunjung diterima oleh pihak penerima berinisial E sejak Januari 2026.

Sebelumnya, pola penyaluran dana tersebut berjalan lancar. Setiap bulan, tepatnya pada tanggal 11–12, E secara rutin menerima uang Rp500.000 melalui RG. Tidak pernah ada keterlambatan, tidak pernah ada persoalan. Namun pola yang telah berlangsung berbulan-bulan itu mendadak terputus.

Lingkungan

Aktivitas pembangunan di kawasan Tanjung Piayu belakangan menjadi sorotan publik, menyusul somasi terbuka terkait dugaan perusakan mangrove. Namun, pemuda setempat meminta isu ini disikapi secara objektif dan proporsional, menekankan bahwa proses pembangunan telah melalui tahapan perizinan sesuai ketentuan hukum dan berada di bawah pengawasan instansi terkait.