Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Medan

Ribuan Polisi Amankan Demo di Medan, Massa Tuntut Bubarkan DPR hingga Reformasi Aparat

Avatar photo
272
×

Ribuan Polisi Amankan Demo di Medan, Massa Tuntut Bubarkan DPR hingga Reformasi Aparat

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Demo di Medan Sumut

TINTAJURNALISNEWS –Kota Medan kembali memanas pada Senin (1/9/2025). Ribuan massa yang tergabung dalam berbagai aliansi turun ke jalan menyuarakan tuntutan mereka. Aksi digelar di sejumlah titik strategis, mulai dari Simpang UISU, Jalan Sisingamangaraja–Pelangi, hingga depan Gedung DPRD Sumut dan DPRD Medan.

Massa yang menamakan diri Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (Akbar) Sumut bersama elemen mahasiswa dan organisasi lainnya menyuarakan tujuh tuntutan utama, di antaranya:

1. Pembubaran DPR dan partai politik.

2. Pencabutan kebijakan kenaikan pajak.

3. Reformasi kepolisian.

4. Usut tuntas kematian Affan.

5. Perbaikan kesejahteraan buruh.

6. Bebaskan tahanan demo.

7. Tolak UU TNI No. 2/2025.

BACA JUGA:  Polisi Gerebek Geng Motor Texas di Medan, 10 Anggota Ditangkap

Aksi sempat diwarnai pembakaran ban dan pemblokiran jalan, membuat arus lalu lintas di pusat kota tersendat.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polda Sumut menurunkan sekitar 2.000 personel guna menjaga keamanan. Aparat disiagakan di titik-titik vital seperti Gedung DPRD, Mapolda, Kantor Gubernur, hingga Balai Kota. Pihak kepolisian menegaskan pengamanan dilakukan secara humanis, tetapi tetap tegas bila terjadi tindakan anarkis.

Di tengah aksi, mencuat pula sorotan publik terkait kasus DS, seorang warga yang viral karena mengalami kejang-kejang usai diduga mendapat perlakuan kasar aparat. DS telah resmi melapor ke Polda Sumut, sementara LBH Medan dan KontraS mendesak agar kasus ini diusut tuntas serta meminta Kapolda dicopot.

BACA JUGA:  Polrestabes Medan Tangkap Sindikat Curanmor, Tiga Pelaku Dilumpuhkan

Hingga sore hari, aksi massa berlangsung dengan penjagaan ketat dan menjadi perhatian serius masyarakat.