Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Provokasi dan Hoaks Membanjiri Medsos, Menkomdigi: Ada Aliran Dana & Gerakan Terorganisir

Avatar photo
19
×

Provokasi dan Hoaks Membanjiri Medsos, Menkomdigi: Ada Aliran Dana & Gerakan Terorganisir

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid

TINTAJURNALISNEWS –Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap adanya lonjakan laporan masyarakat terkait provokasi di ruang digital.

Laporan tersebut mencakup ajakan penjarahan, penyerangan, hingga penyebaran isu SARA yang semakin masif beredar di media sosial.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut pihaknya menemukan banyak informasi keliru yang sengaja maupun tidak sengaja disebarkan, dengan kecepatan sangat tinggi.

“Fenomenanya mirip banjir bandang, yang menenggelamkan informasi benar, masukan, kritik konstruktif, maupun aktivitas produktif seperti pembelajaran, UMKM, dan lainnya,” kata Meutya, Senin (1/9/2025).

Lebih jauh, Meutya menegaskan bahwa indikasi awal menunjukkan adanya upaya terorganisir yang sengaja memanfaatkan media sosial sebagai sarana provokasi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing dan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar.

Kemkomdigi juga menyoroti adanya aliran dana besar melalui platform digital, termasuk dari fitur live streaming, donasi, dan gift, yang diduga dimanfaatkan untuk memperkuat konten provokatif.

“Media sosial seharusnya menjadi ruang sehat bagi kreativitas dan produktivitas, bukan dijadikan alat adu domba,” tegas Meutya Hafid

Sumber: Kemkomdigi

Example 120x600
NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar yang mengusung tema “Doa untuk Bangsa” di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Dalam acara tersebut, dipanjatkan doa bagi Bangsa Indonesia, termasuk secara khusus bagi masyarakat yang tengah terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”