Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf Soal Pernyataan Kepemilikan Tanah yang Picu Polemik

Avatar photo
171
×

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf Soal Pernyataan Kepemilikan Tanah yang Picu Polemik

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid

TINTAJURNALISNEWS -Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas pernyataannya terkait isu kepemilikan tanah yang sebelumnya menuai polemik.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Nusron dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

“Saya atas nama Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada publik, kepada netizen atas pernyataan saya beberapa waktu lalu yang viral dan menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Nusron menjelaskan, maksud pernyataannya bukan untuk menyebut seluruh tanah milik rakyat adalah milik negara, melainkan menyoroti tanah-tanah dengan status Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Guna Bangunan (HGB) yang terbengkalai dan tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

BACA JUGA:  Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Kembali Pegang Komando Pangkogabwilhan I, Panglima TNI Batalkan Mutasi

Ia menegaskan, tanah rakyat seperti sawah, pekarangan, tanah waris, maupun lahan bersertifikat Hak Milik (SHM) atau Hak Pakai (HP) tidak termasuk dalam pernyataannya tersebut.

“Saya mengakui pernyataan itu tidak pantas disampaikan oleh pejabat publik. Mungkin waktu itu saya bercanda, tapi ternyata menimbulkan salah tafsir yang luas. Sekali lagi, saya mohon maaf,” kata Nusron.

Dengan klarifikasi ini, Kementerian ATR/BPN berharap masyarakat dapat memahami konteks yang dimaksud, serta mengajak semua pihak bersama-sama menjaga pemanfaatan tanah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

NASIONAL

Di tengah padatnya pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Satgas Kodim 1801/Manokwari tetap menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan. Hal ini terlihat saat personel Satgas yang beragama Islam melaksanakan Sholat Jumat berjamaah bersama warga di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Jumat (24/04/2026).

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp