Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONALPertahanan

Menhan RI Awali Kunjungan Kerja di Turki, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Strategis

Avatar photo
239
×

Menhan RI Awali Kunjungan Kerja di Turki, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Strategis

Sebarkan artikel ini
Kunjungan kerja resminya ke Turki

TINTAJURNALISNEWS —Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, mengawali kunjungan kerja resminya ke Turki dengan melakukan pertemuan dan courtesy call bersama Menteri Pertahanan Turki, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki, serta pimpinan Presidency of Defence Industries di kompleks industri pertahanan ASELSAN, Ankara, Jumat (9/1).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki yang selama ini telah terjalin erat. Fokus pembahasan mencakup pengembangan industri pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan hubungan dan koordinasi antarlembaga pertahanan kedua negara.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Dalam pertemuan itu, Menhan RI menegaskan bahwa Turki merupakan mitra strategis Indonesia dalam mendorong kemandirian pertahanan nasional. Kerja sama yang dibangun tidak hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan alutsista, tetapi juga pada pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika strategis global.

BACA JUGA:  Ditjenpas Gelar Bazar Pasar Murah Ramadan, Produk Karya Warga Binaan Diserbu Pengunjung

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Menhan Sjafrie bersama delegasi turut meninjau fasilitas industri pertahanan ASELSAN. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat secara langsung kemampuan teknologi pertahanan Turki sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret dan berjangka panjang di bidang industri pertahanan.

Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat diplomasi pertahanan serta memperluas kolaborasi strategis dengan negara mitra, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan regional dan global yang terus berkembang.

Sumber: Kemenhan RI

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.